Bukan Pakar SEO Ganteng

Showing posts with label Nanak. Show all posts
Showing posts with label Nanak. Show all posts

Persija Takluk 1-2 di Kandang Sendiri



ForzaPersija Hasil positif dengan meraih poin penuh pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 hingga pada pertandingan keduanya, Persija Jakarta belum dapat meraihnya. Hari Sabtu kemarin (12/1), Macan Kemayoran dipaksa menyerah 1-2 di depan publik sendiri.

Dengan hasil ini, Persija tertahan di peringkat ke-9 klasemen ISL 2012/2013 sementara dengan raihan 1 poin dari 2 pertandingan. Persija belum pernah meraih kemenangan, sekali imbang dan menelan satu kali kekalahan. Selisih gol -1, hasil dari memasukan 2 gol dan kemasukan 3 gol.

Bergabungnya Galih Sudaryono, Nanak dan Johan Juansyah menjadi suntikan tenaga baru bagi Persija Jakarta. Galih Sudaryono pun langsung dimainkan Coach Iwan pada pertandingan ini menjadi penjaga gawang. Nanak berduet dengan kapten Fabiano Beltrame yang diapit duo bek sayap, Mu'min Aliansyah dan Syahroni.

Johan Juansyah menggantikan posisi jarot yang cidera dan berduet dengan Fery Komul di lini tengah Persija. Trisula Anindito Wahyu, Robertino Pugliara dan Defri Rizki menjadi pelayan Pedro Javier yang bermain sebagai striker tunggal.

Tim tamu mampu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-19' melalui gol Jajang Mulyana. Pemain bernomor punggung 10 itu dapat mencetak gol setelah terlebih dahulu lolos dari perangkap offside, Jajang pun langsung berhadapan dengan Galih Sudaryono, tanpa kesulitan ia menaklukan kiper Persija bernomor punggung 22 ini.

Keunggulan Mitra Kukar tidak bertahan lama. Satu menit berselang, Pedro Javier dapat menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Menerima umpan datar Robertino Pugliara dari sisi sayap kanan Persija, pemain bernomor punggung 25 ini melepaskan tendangan keras ke gawang Syamsidar. Kedudukan pun menjadi sama kuat 1-1.

Pada Menit ke-41' Mitra Kukar kembali unggul. Gol kedua Mitra Kukar ini lahir dari eksekusi tendangan penalti Esteban Herrera. Penalti didapatkan Mitra Kukar setelah sebelumnya, Nanak melakukan handsball di dalam kotak penalti Macan Kemayoran. Kedudukan pun menjadi 1-2.

Pada awal babak kedua, pertandingan sempat terhenti beberapa menit karena sebagian area lapangan tergenang air. Namun hingga pertandingan dilanjutkan dan hingga wasit Dodi Setia Purnama meniup peluit panjang, kedudukan tidak berubah 1-2 untuk keunggulan tim tamu.

Jadwal Persija berlaga selanjutnya akan menghadapi PSPS pada hari Minggu, 27 Januari 2013 di Stadion GBK, Senayan. Hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan pertandingan ini akan disiarkan secara LIVE atau tidak.

Simak cuplikan pertandingannya dibawah ini!

Statistik Penampilan Persija Jakarta vs Persisam Samarinda
Starter
MB
Subs
MB
Gol
Assist
KK
KM
22.Galih S.
90’
-
-
-
-
33’
-
92.Syahroni
90’
-
-
-
-
-
-
15.Fabiano ©
90’
-
-
-
-
-
-
28.Nanak
90’
-
-
-
-
70’
-
2.Mu’min
90’
-
-
-
-
-
-
19.Johan J.
90’

-
-
-
-
-
27.Fery Komul
40’
<- 16. Delton
50’
-
-
-
-
17.Anindito
90’
-
-
-
-
-
-
10.Robertino
90’
-
-
-
20’
-
-
77.Defri Rizki
72’
<- 9.Rudi S.
18’
-
-
-
-
25.Pedro Javier
90’
-
-
20’
-
-
-
Cadangan Tidak Main
29.Adixi, 3. Abduh Lestaluhu, 5.Firmansyah, 33.Syahrizal, 4.Fahreza Agamal

[Video] Nanak Skills 2011/2012 Part I

ForzaPersija  AA Ngurah Wahyu Trisnajaya atau yang lebih akrab disapa Nanak merupakan salah satu palang pintu tangguh Persija pada ISL 2011/2012. Nanak melakukan debutnya saat Persija bertandang ke markas Sriwijaya FC 18 Desember 2011 lalu.

Pemain bernomor punggung 28 ini memang lebih banyak menjadi deputi ketika salah satu duet tembok pertahanan Persija, Fabiano Beltrame-Precious harus absen karena akumulasi kartu kuning ataupun cidera.

Sampai dengan 23 pertandingan Persija di ISL 2011/2012, pemain kelahiran Denpasar, 28 Juli 1988 ini sudah mempunyai 8 caps bersama Persija dan sudah mengantongi 2 kartu kuning.

Nikmati aksi Nanak kembali dalam video skills part I Nanak di bawah ini!


Pramudya Ksatria Budiman Nanak , Persija News

[Profil] AA Ngurah Wahyu "Nanak" Trisnajaya, Potensi Baru Pulau Dewata



ForzaPersija Berikut merupakan profil pemain muda potensial Persija, AA Ngurah Wahyu Trisnajaya atau yang lebih akrab disapa Nanak seperti yang dikutip dari Tabloid Bola edisi 2.240 (Kamis - Jumat 25 Agustus 2011) di halaman 7 OLE Nasional.




Cukup lama timnas Indonesia tak dihuni pemain asal Bali. Kini nama Anak Agung Ngurah Wahyu Trisnajaya yang menjadi palang pintu timnas U-23 siap mengikuti jejak seniornya seperti Rae Bawa, Putu Yasa, I Komang Putera dan I Made Irawan kiper ketiga timnas senior.



Kesempatan besar menjadi skuad timnas untuk jangka waktu yang lebih dimiliki pria yang akrab disapa Nanak ini. Dengan tinggi badan ideal, 180 cm, pemain berusia 23 tahun ini memiliki modal bagus dan menjadi pemain belakang masa depan Indonesia. Dalam beberapa kesempatan, Nanak menjadi prioritas utama pelatih timnas U-23, Rahmad Darmawan. Inilah yang ia cita-citakan saat mengawali karir profesional di Persitara empat tahun yang lalu. 

Anak kedua dari tiga bersaudara ini bermimpi dan berharap bisa menjadi bagian dari  bagian Tim Merah Putih. Kala itu, pantang menyerah , disiplin dan etos kerja yang tinggi membuat mental dan kemampuan teknik pemain kelahiran Denpasar ini sangat pesat. Bakat dan potensi Nanak tercium pelatih Rahmad Darmawan dan ia langsung memboyong anak dari pasangan Anak Agung Ngurah Kamajaya dan AA Made Aryani ini ke Sriwijaya FC pada tahun 2009. Kesempatan ini tidak disia-siakan pemain yang mengidolai Paolo Maldini tersebut.

Mimpinya untuk membela timnas semakin dekat setelah mendapat bimbingan Charis Yulianto, eks bek timnas dan Ambrizal. Meski hanya menjadi pemain pelapis bagi kedua pemain senior itu. Nanak mengaku banyak mendapatkan banyak pelajaran berharga. "Saya mempelajari banyak hal tentang cara bermain dari para senior. Memang butuh kesabaran, tapi saya tahu diri." ujarnya. Meski akrab dengan bangku cadangan, RD tetap membawanya saat hijrah ke Persija awal musim lalu. Sama seperti halnya di SFC, Nanak pun minim tampil di klub ibukota. Namun, bakatnya memang tak bisa ditepikan dan membawa masuk dalam timnas U-23 yang juga dilatih RD.

Penantian empat tahun pun berbuah manis. Pemain yang dikenal pendiam itu selalu memberikan yang terbaik, termasuk saat ujicoba melawan timnas senior beberapa waktu yang lalu yang berakhir 1-1. Meski sukses mematikan penyerang seperti Bambang Pamungkas, ia tetap tahu diri. "Saya masih harus banyak belajar untuk tampil lebih baik lagi. Saya tahu masi banyak kekeurangan yang harus saya benahi." ujarnya merendah. Nanak yakin kemampuan yang bisa ia keluarkan saat ini baru 80 persen dari peforma sebenarnya. "Saya tidak boleh cepat puas. Saya ingin tampil lebih baik di setiap pertandingan yang saya jalani. Memberikan yang terbaik bagi bangsa ini adalah keharusan." katanya.

Program ujicoba yang dijalani timnas U-23 pun ia anggap sebagai momen yang tepat untuk menempa diri. Melalui rangakain ujicoba inilah ia bisa menjajal kehebatan bintang-bintang di Indonesia, lokal dan asing. Selain itu, Nanak sadar posisi bermainnya kerap mendapatkan kritikan dari pelatih yang menilai lini belakang timnas U-23 masih harus dibenahi. "Ini motivasi bagi saya. Tugas saya adalah menjaga pertahanan agar tidak rapuh." kata Nanak. 



Dukungan Keluarga  

Nanak kecil pertama kali diperkenalkan sepak bola oleh sang ayah yang sering mengajaknya menonton pertandingan dan latihan di Stadion Gelora Dewata. "Saya senang sekali, ayah selalu ajak dan kenalkan saya dengan sepakbola. Ada kebanggaan ketika melihat Gelora Dewata bermain." katanya. 
Tak heran jika orang tuanya sangat mendukung karier Nanak yang sempat dicurigai mencuri umur oleh tuan rumah Yogyakarta dan Palembang ketika membela Bali U-15 di Piala Bogasari 2004. "Saat ini dia main pertamai kali di tim profesional. Kami sekeluarga banyak dibantu. Bahkan sekarang dia membantu keperluan dan uang sekolah adiknya yang masih duduk di SMA." ujar ayah Nanak, Anak Agung Ngurah Kamajaya.

Pramudya Ksatria Budiman Nanak

[Resmi] Empat Pemain Muda dan Ismed Sofyan Menjadi Bagian Tim Persija 2011/2012





ForzaPersija Persija berhasil mengamankan empat pemain muda potensial untuk menjadi bagian dari Tim Persija musim 2011/2012. Keempat pemain tersebut adalah: Andritany Ardhiyasa (Kiper), Nanak Ngurah Wahyu (Bek), Hasyim Kipuw (Bek) dan Ramdani Lestaluhu (Gelandang). 


Inilah profil singkat keempat pemain tersebut:


1.Andritany Ardhiyasa
Lahir: 26 Desember 1991 (19 tahun)
Tempat lahir: Jakarta, DKI Jakarta
Tinggi: 178 cm
Posisi: Kiper
Klub pada musim lalu: Persija Jakarta

2.Nanak Ngurah Wahyu
Lahir: 28 Juli 1988 (23 tahun)
Tempat lahir: Denpasar, Bali
Tinggi: 180 cm
Posisi: Bek
Klub pada musim lalu: Persija Jakarta


3.Hasyim Kipuw
Lahir: 9 Mei 1988 (23 tahun)
Tempat lahir: Ambon, Maluku
Tinggi: 180 cm
Posisi: Bek
Klub pada musim lalu: Persija Jakarta


4.Ramdani Lestaluhu
Lahir: 5 November 1991 (19 tahun)
Tempat lahir: Tulehu, Salahutu, Maluku Tengah
Tinggi: 166 cm
Posisi: Gelandang
Klub pada musim lalu: Persija Jakarta

Sementara itu, Manajemen Persija juga berhasil mengamankan Ismed Sofyan. Ismed, Andritany, Nanak, Kipuw dan Ramdani adalah pemain - pemain yang sudah resmi menjadi bagian dari Tim Persija 2011/2012.