"Iklan (barang mewah) hal yang salah dan mendorong terciptanya nilai sosial yang buruk," ujar badan pengawas televisi China dikutip dari CNN, Sabtu (9/2/2013).
Larangan tersebut dilakuakn antara lain untuk iklan-iklan jam tangan mewah, dan juga koin-koin emas menyambut tahun baru China. Merek-merek mewah terkenal seperti Burberry LVMH, Richemont, dan Chow Tai Fook juga masuk dalam larangan.
Tahun lalu, China mengalahkan Jepang sebagai pasar terbesar produk-produk mewah bermerek. McKinsey & Co memprediksi, penjualan barang-barang mewah di China pada 2015 bakal mencapai US$ 27 miliar atau Rp 256 triliun.
Larangan iklan ini bisa menurunkan pasar barang mewah di China.
Keputusan larangan iklan barang mewah ini sejalan dengan pernyataan dan keputusan dari pemimpin partai Komunis China yang mendorong gaya hidup sederhanya kepada para pejabatnya, sehingga bisa dicontoh oleh masyarakat banyak.
November 2012 lalu, Presiden China Hu Jintao bersiap untuk melakukan transisi kekuasaan kepada penerusnya Xi Jinping. Hu mengingatkan, bahwa kegagalan menghentikan korupsi bakal membawa kejatuhan bagi partai Komunis.
(dnl/dnl)

Artikel Terkait finance
- Reuters Beritakan Niat CT Beli TVOne Group Rp 17 Triliun
- Tak Lagi Merugi, Bank Pundi Raih Laba Rp 14 Miliar di 2012
- Berkat Proyek Pesawat N250 Ciptaan Habibie, RI Punya Banyak Ahli Dirgantara
- Terancam Tenggelam, Pemerintah Reklamasi Pulau Terluar Indonesia
- Gabungkan Rute Monorel Jabodetabek, ADHI Gandeng Ortus Grup
Belum ada komentar untuk " Ajar Masyarakat Hidup Sederhana, China Larang Iklan Barang Mewah "
Post a Comment
Beri komentar anda.