Bukan Pakar SEO Ganteng

Showing posts with label Ferry Paulus. Show all posts
Showing posts with label Ferry Paulus. Show all posts

[Video] Launching Jersey dan Tim Persija Jakarta 2012/2013


ForzaPersija Bertempat di JIExpo Kemayoran Hall C pada hari Jumat kemarin (4/1), Persija Jakarta melangsungkan launching tim serta pengenaln jersey musim 2012/2013. Pada kesempatan tersebut, kesepuluh pemain yang melakukan aksi mogok karena belum dipenuhi haknya selama 5 bulan, tidak menampakan batang hidungnya.

Persija pada saat itu hanya dihadiri sebanyak 19 pemain beserta jajaran official dan manajemen. Dari 19 pemain tersebut, tampak 3 muka baru, yakni Syahrizal Syahbuddin, bek tengah asal klub PSSB Biruen, Defri Rizki, sayap asal Persiraja Banda Aceh dan striker belia Fariz Nur Hisyam dari Persija U-21 yang juga merupakan pemain jebolan salah satu klub internal Persija, Menteng Yunior. (Daftar Skuad Persija Jakarta 2012/2013 dapat dilihat disini)

Tampilan jersey Persija musim 2012/2013 akan mengalami perubahan, bila musim-musim sebelumnya warna hitam dihilangkan, kali ini warna tersebut akan menjadi warna jersey away Persija. Sementara jersey 3rd Persija, akan bewarna merah bergaris putih, seperti jersey Persija pada tahun 1980an.

Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus kepada Kampiun ANTV menyatakan harapannya bila Gubernur DKI Joko Widodo melakukan pendekatan terhadap para pengusaha-pengusaha untuk mensponsori Persija.

"Pertama, tentunya memang berharap sekali ada kata atau katakanlah inputan dari Pak Jokowi terhadap pengusaha-pengusaha yang ada. Dan saya yakin, kalau hanya untuk memberikan dukungan terhadap Persija, bagi pengusaha-pengusaha ini bukanlah suatu masalah yang besar." harapnya.

"Tapi itu harus ada kemauan atau komentar baik dari Pak Jokowi untuk memberikan statement." lanjutnya.

Mengenai demo yang dilakukan The Jakmania pada hari Kamis kemarin (3/1), Ferry mengaku bahwa hal itu biasa dan tak hanya terjadi di Persija Jakarta. "Sebenarnya yang namanya demonstrasi tidak hanya terjadi di Persija. Real Madrid dan Barcelona pun di demo manajemennya. Dan terlalu berlebihan kalau ada intervensi atau katakanlah desakan-desakan dari suporter, bahwa kita sama-sama tahu, semua ingin yang terbaik." jelas Ferry.

Ketua Umum The Jakmania: Dimana pun Tim Persija Saat Ini akan Kita Dukung

Larico Ranggamone, Ketua Umum The Jakmania menyatakan akan tetap medukung Persija Jakarta kendati banyak masalah yang menghampiri Persija. "Inilah bukti kecintaan The Jakmania terhadap Persija, kita tidak ingin Persija terperosok sampai papan bawah ataupun degradasi." ungkap pria yang biasa disapa Ayah Riko ini.

"Tapi bagi kita, dimanapun Tim Persija saat ini akan kita tetap dukung." pungkasnya.

Simak video launching Persija Jakarta 2012/2013 dibawah ini!


Galih Sudaryono Hengkang ke Arema IPL

Salah satu pemain yang melakukan aksi mogok, Galih Sudaryono hengkang ke Arema IPL. Kiper yang baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-26 pada Jumat kemarin ini sudah terlihat berlatih bersama Arema IPL pada Jumat (4/1) kemarin.


UPDATE 8 Januari 2013:
Galih Sudaryono telah kembali berlatih kembali bersama Persija Jakarta setelah gajinya yang tertunggak telah dilunasi oleh manajemen Persija Jakarta.

Persija Melawan Badai Masalah


ForzaPersija Menjelang bergulirnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013, Persija Jakarta dirudung banyak masalah. Mulai dari masalah finansial yang menyebabkan gaji para pemain tertunggak selama 5 bulan hingga mogoknya 10 pemain Persija Jakarta karena menutut hak-hak mereka agar segera dipenuhi.

Para The Jakmania pun tidak tinggal diam, Kamis kemarin (3/1), para The Jakmania melakukan aksi demo di depan kantor Persija Jakarta di Pintu VIII GBK, Senayan. Mereka menutut mengenai nasib dan status para pemain Persija Jakarta yang mogok dan meminta manajemen Persija agar bersikap transparan.

Tak hanya itu saja, mereka juga mengeluarkan 7 tuntutan, bila tuntutan mereka tidak dipenuhi, The Jakmania akan menggelar aksi yang lebih besar dan meminta kepengurusan Persija saat ini mundur.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Persija Jakarta mencoba menjelaskan beberapa hal mengenai kondisi Persija sekarang, termasuk biaya pemasukan dan pengeluaran untuk menggelar pertandingan kandang.

"Perlu teman-teman The Jakmania ketahui, kita menerima pendapatan dari tiket itu hanya sebanyak 4,2 Milyar, sementara biaya penyelanggaraan pertandingan itu memakan biaya 8 Milyar." jelas Ferry didepan ratusan The Jakmania pada Kamis kemarin (3/1).

Ferry juga menegaskan, harusnya para pemain menerima dengan kondisi yang sedang dialami Persija sekarang ini. "Harusnya, pemain-pemain yang sudah merasa menjadi bagian dari Persija, mau menerima dengan kondisi apa yang sekarang ada. Harusnya seperti itu, anda tuntut itu seharusnya."

"Persija tidak bisa seperti musim-musim kemarin, harus ada rasionalisasi gaji. Itu sudah sepakat, rasionalisasi gaji para pemain semua sudah sepakat." lanjutnya.

Mengenai kemungkinan adanya uluran bantuan dari pihak Pemerintah Daerah DKI, pria yang juga merupakan Manager Tim Persija Jakarta ini menjelaskan bahwa hal itu sulit, mengingat kondisi finansial daerah juga banyak dipergunakan diberbagai sektor.

"Memang kondisi finansial pemerintah daerah sekarang ini berat, dia (Gubernur DKI, Joko Widodo) juga sudah membantu untuk mencarikan sumber-sumber dana lain, tetapi para pengusaha pun juga merasa kesulitan melihat kondisi sepakbola kita ini." jelasnya.

Iwan Setiawan: Pada Saat Senang Mungkin Mereka Tidak Bilang Loyalitas

Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan, juga angkat suara mengenai kondisi Persija saat ini. Pelatih berkacamata ini menjelaskan loyalitas tak hanya saat dalam keadaan senang namun juga harus ditunjukan saat keadaan sedang susah.

"Pada saat senang mungkin, orang tidak bilang loyalitas. Semua orang tentu ingin bergabung bersama Persija, pada saat senang. Tapi pada saat Persija susah, ayo mau tidak bergabung bersama kita? Inilah loyalitas." terang Iwan kepada Kampiun ANTV.

"Jadi bukan artinya loyalitas itu karena lama memperkuat Persija, bukan itu arti sebuah loyalitas." pungkasnya.

Andritany dan Ramdani Lestaluhu Masih Menunggu Persija

Dua pemain Persija yang merupakan termasuk dalam kesepuluh pemain yang melakukan aksi mogok, mengaku masih menunggu Persija Jakarta, namun mereka tidak membantah kalau sewaktu-waktu akan hengkang ke klub lain.

"Selama ini saya masih menunggu Persija, kalau memang nanti pada sampai last minute penutupan pendaftaran pemain, paling saya mencari tim baru." terang Andritany.

"Kalau saya, mungkin karena sama manajemen sudah menyuruh pergi, jadi kemungkinan sampai sekarang saya masih menunggu Persija." ucap Ramdani.
Simak juga videonya dibawah ini!

[Video] Ferry Paulus Temui Para Pendemo di depan Kantor Persija


ForzaPersija Sebanyak hampir seribuan The Jakmania berdemo di depan kantor Persija di Pintu VIII GBK, Senayan kemarin (3/1). Adapun tuntuntan mereka yakni didasarkan pada krisis finansial yang melanda Persija jelang Indonesia Super League (ISL) 2012/2013. Akibat dari krisis finansial tersebut, sebanyak 10 pemain Persija melakukan aksi mogok latihan; Andritany Ardhiyasa, Galih Sudaryono, Leo Saputra, Nanak, Amarzukih, Johan Juansyah, Ramdani Lestaluhu dan Rachmat Affandi. Aksi mogok ke-8 pemain ini sebelumnya telah dilakukan serupa oleh dua pemain yang dianggap sebagai ikon Persija, Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan.

Aksi mogok tersebut dilakukan akibat krisis finansial yang melanda Persija Jakarta menyebabkan manajemen Persija menunggak gaji selama 5 bulan dan beberapa kontrak pemain yang hingga sekarang tidak jelas.

Bahkan hingga menjelang pertandingan perdana Persija di ISL 2012/2013 yang jatuh pada hari Minggu, 6 Januari 2013 ini, belum ada kejelasan mengenai nasib ke-10 pemain tersebut.

Tujuh Tuntutan The Jakmania

Dalam aksinya kemarin, para The Jakmania mengeluarkan sebanyak 7 (tujuh) tuntutan terhadap manajemen Persija. Adapun ketujuh tuntutan tersebut sebagai berikut:
  1. Transparasi keuangan di manajemen yang tidak jelas peruntukannya, sehingga gaji pemain belum terbayar.
  2. Meminta Ketua Umum Persija Ferry Paulus mempertanggung jawabkan janji-janji pasca terpilih sebagai Ketua Umum Persija.
  3. Mempertanyakan para direksi PT Persija Jaya Jakarta yang selama ini tidak ada kerjaannya, hanya numpang nama.
  4. Ferry Paulus serta para direksi segera memperjelas kondisi tim jelang kompetisi 2012/2013, serta menuntut segera membayar tunggakan gaji para pemain musim lalu.
  5. Meminta manajemen segera memperjelas nasib para pemain senior seperti Bepe, Ismed, dan Leo Saputra.
  6. Menuntut semua para manajemen bekerja profesional, jangan hanya mementingkan kepentingan pribadi atau golongan semata.
  7. Segera, harus terealisasikan tuntutan The Jak. Apabila tidak diindahkan kami akan menggelar aksi yang lebih besar dan meminta kepengurusan Persija saat ini mundur
Kondisi Finansial Persija

Menanggapi The Jakmania yang berdemo di kantor Persija, Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus pun keluar dari Kantor Persija dan menjelaskan beberapa hal, termasuk mengenai kondisi finansial Persija termasuk mengenai kejelasan para sponsor.

"Sebenarnya kami sudah menjalin kerjasama dengan beberapa sponsor, tetapi mereka tidak mencapai kata sepakat karena dualisme yang terjadi di sepakbola Indonesia." tuturnya seperti yang dikutip dari tribunnews

Untuk mengatasi krisis finansial, manajemen klub sangat mengharapkan pemasukan dari penjualan tiket masuk stadion dan penjualan marchandise klub Persija Jakarta. Namun tentu saja dana tersebut tidak cukup tanpa ada sponsor yang membiayai kegiatan operasional klub. 

"Tetapi masih saja tidak memadai sebab kami hanya menerima dana selama setahun sebesar 4,2 miliar. Sementara biaya pengeluaran sebesar 8 miliar. Jadi kami memiliki utang sekitar 3,7 miliar."

Mengenai sponsor, Ferry menjelaskan sebanyak 3 dari 5 sponsornya musim depan mengundurkan diri. Tiga sponsor yang mundur itu adalah BRI, Pertamina dan Telkomsel. Sementara 2 sponsor yang bertahan adalah Kuku Bima dan Honda.

Kejelasan Para Pemain

Di depan para The Jakmania yang melakukan aksi demo, Ferry Paulus juga menjelaskan mengenai kejelasan  para pemain Persija, termasuk Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan.

"Kalian tuntutlah para pemain-pemain itu yang masih mau bersama dengan Persija, dengan segala kesulitan yang kita punya." ucapnya seperti yang dikutip dari Lensa Olahraga ANTV.

"Saya mempertahankan Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan bahkan 8 pemain sudah dari kemarin. Tetapi yang bersangkutan tidak mau bermain hari ini. Itu persoalannya." lanjutnya.

Simak videonya dibawah ini!

Kegiatan Amal Persija ke Panti Asuhan Putra Nusa


ForzaPersija Bertepatan pada hari jadinya yang ke-84 kemarin (28/11), Persija Jakarta melakukan kegiatan amal ke Panti Asuhan Putra Nusa. Panti asuhan yang beralamatkan di Jl. Penjernihan I no. 11, Pejompongan, Jakarta Pusat ini bukanlah tempat yang asing bagi Persija. Sebelumnya pada tahun 2000, Persija juga pernah datang ke panti asuhan yang berdiri pada 9 Juni 1958 ini.

"Sebelumnya pada tahun 2000, Persija juga pernah datang kesini sebelum juara. Saat itu tim, pemain dan pengurus yaitu Bapak Aang Hamid Suganda datang kesini. Tahun ini Persija kembali datang kesini, semoga menjadi berkah dan Persija juara." ujar Bapak Ustadz H. Bunyamin sebagai pembina panti asuhan Putra Nusa seperti yang dikutip dari Situs Resmi Persija Jakarta, persija.co.id.

Selain melakukan kegiatan amal, di hari jadinya yang ke-84 yang pada tahun ini bertepatan pada hari Selasa, Persija Jakarta juga melakukan acara potong tumpeng di kantor Persija Jakarta di daerah GBK, Senayan.

Dalam kesempatan itu, seperti yang dilansir dari Lensa Olahraga ANTV, Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus mengungkapkan kegiatan amal ini bertujuan untuk berbagi kasih dengan sesama.

"Selain kemarin yang sudah berlangsung beberapa aktivitas (kegiatan dalam rangka HUT Persija ke-84-red), hari ini (28/11) kita juga sudah mengunjungi Panti Asuhan Putra Nusa di Pejompongan. Di harapan kita tentunya juga bisa berbagi kasih dengan apa yang sudah kita dapatkan selama ini di Persija dan mudah-mudahan kedepan kita juga bisa sukses." terangnya.

[Video] Perayaan Trofeo Persija 2012

ForzaPersija Usai Persija Jakarta memastikan menjadi kampiun Trofeo Persija 2012, Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus bahagia atas pencapaian Persija Jakarta yang dapat mempertahankan piala turnamen yang digelar dalam rangka HUT Persija Jakarta ini.

"Sangat senang, sangat berbahagia tentunya. Apalagi kalau melihat perjalanan persiapannya hanya praktis 1 minggu full, ini suatu prestasi yang sangat luar biasa." terangnya kepada Kampiun ANTV.

Persija Jakarta dapat menjuarai Trofeo Persija 2012 setelah dapat menaklukan Persisam Samarinda 1-0 dan mengalahkan Arema Indonesia dengan skor 2-1.

Saksikan video perayaan meriahnya Trofeo Persija 2012 dalam video dibawah ini!

Pramudya Ksatria Budiman Ferry Paulus , news , Persija News , video

Persija Jakarta, Elegi Macan Tanah Betawi


ForzaPersija Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus dalam wawancaranya dengan Galeri Sepakbola Indonesia Trans 7 kembali menegaskan kemenangan Persija Jakarta atas gugatannya terhadap Jakarta FC. "Sesuai dengan apa yang sudah kita prediksi dan harapkan tentunya, setelah hampir satu tahun perjalanan sidang itu, kemarin (23/10) ada keputusan dari hakim yang menyatakan bahwa, intinya kita dimenangkan." ucapnya.

Lebih lanjut, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Pengda PSSI DKI Jakarta periode 2006-2011 ini menyatakan, tidak boleh ada Persija lain yang menggunakan nama Persija termasuk juga PT Persija Jaya.

Menurut Ferry, pihak Jakarta FC secara moral sebenarnya juga sudah tahu persis akan seperti apa putusan-putusan itu.
"Sebenarnya, Persija itu kan singkatan dari Persatuan Sepakbola Indonesia Jakarta. Sementara yang mengaku atau yang mengklaim Persija lain itu hanya mengembel-embeli nama Persija tapi tidak pernah bermain di Jakarta." tegasnya.

Ferry juga menambahkan bahwa, Persija itu sebenarnya satu, yang artinya Persija yang mengikuti kompetisi di liga profesional didukung oleh The Jakmania, serta Persija yang di dalamnya ada Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan yang sudah belasan tahun bermain di Persija dan tentu saja Persija yang berdomisili di Jakarta.

"Kalau bukan tiga parameter utama tersebut, tentunya ya bukan Persija. Apalagi mengaku-mengaku Persija, tapi tidak pernah bertanding di Jakarta dan tidak diperkuat oleh pemain-pemain yang bisa dibilang merupakan ikon dari Persija Jakarta." tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum The Jakmania, Larico Ranggamone juga mengucapkan rasa syukurnya atas kemenangan Persija Jakarta memenangi gugatannya di Pengadilan Negri Jakarta Timur.
"Syukur Alhamdulilah akhirnya PT Persija Jaya Jakarta dimenangkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negri Jakarta Timur. Ini merupakan sebuah anugrah bagi kita. Mudah-mudahan bisa diterima oleh semua pihak dan tidak ada lagi kata-kata banding. Ayolah saatnya untuk sepakbola Jakarta untuk bersatu." terang pria yang akrab dengan sapaan Ayah Rico ini.

Simak juga video penuturan Ferry Paulus dan Ayah Rico serta sekilas profil Persija dibawah ini!

Ferry Paulus: Dukung Terus Persija yang Asli

ForzaPersija Usai Keputusan Majelis hakim Pengadilan Negri Jakarta Timur yang menyatakan PT Persija Jaya tidak berhak atas nama Persija Jakarta, Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus tetap menghimbau untuk selalu mendukung Persija yang asli. "Dukung terus Persija yang asli. Dukung terus Persija yang ada di Jakarta, bukan di Madiun." tuturnya seperti yang dikutip dari TV One.

"Dukung terus Persija yang akan berkompetisi dan melanjutkan kompetisi di ISL, Indonesia Super League yang akan datang." lanjutnya.

Sementara itu Kuasa Hukum Persija Jakarta, Gusti Randa kembali menegaskan bahwa Persija yang diadministratori oleh PT Persija Jaya Jakarta adalah yang asli.

"Sehingga untuk kedepannya, klub-klub yang memakai nama Persija yang berlaga dimanapun itu harus dibatalkan. Tidak boleh memakai nama Persija." tegasnya.

[Video] Dari Persija Untuk Persib

Ferry Paulus:
"Perdamaian terus akan kita lakukan dan akan terus ada jalinan komunikasi antara pihak Persija dalam hal ini the Jakmania maupun juga dengan Viking maupun Bobotoh."


Courtesy: Galeri Sepakbola Indonesia Trans 7

Santunan Sebanyak 17 Juta Kepada Masing-Masing Korban

ForzaPersija Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus menyesalkan insiden kekerasan yang terjadi pada hari Minggu, 27 Mei 2012 lalu yang menewaskan 3 orang. "Kami meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kami akan memberikan santunan." katanya seperti yang dikutip dari Akun Facebook Resmi Persija Jakarta.

Seperti yang dikutip dari Lensa Olahraga ANTV, Ferry Paulus yang juga merupakan manager tim Persija Jakarta ini juga menyatakan akan memberikan santunan kepada masing-masing korban. "Pihak Persija dan juga the Jakmania serta PT Liga juga sudah menyiapkan santunan kepada 3 korban tersebut, sebanyak Rp. 17.000.000,00 kepada masing-masing korban."

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan Persija Jakarta, Hanif Ditya mengatakan pertandingan Persija selanjutnya yang dijadwalkan akan menghadapi PSPS pada hari Minggu, 3 Juni 2012 akan tanpa dihadiri penonton. "Berdasarkan rapat dengan Polda Metro Jaya kemarin, ijin pertandingan Persija vs PSPS Pekanbaru tanpa penonton. Tempat akan diputuskan kemudian." terangnya.


Pramudya Ksatria Budiman Ferry Paulus , Persija News

Ferry Paulus: Tidak Mengizinkan Pemain Persija Bela Timnas PSSI

ForzaPersija Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus tidak mengizinkan para pemain Persija memperkuat Timnas. "Tidak mengizinkan dan terlebih lagi karena memang kita tidak pernah mengakui PSSI diluar daripada PSSI yang sudah melakukan KLB yang kemarin." ucapnya seperti yang dikutip dari Metro Sport.

Ferry juga menambahkan, para pemain Persija sedang berkompetisi di ISL yang sekarang sedang bergulir, pasti akan menganggu bila pemainnya dipanggil memperkuat Timnas.


"Bahwa agenda tim nasional itu harusnya direncanakan secara matang dan secara sistematis." tutupnya.

Seperti yang dirilis oleh PSSI, Bambang Pamungkas dipanggil untuk memperkuat skuad timnas yang dipersiapkan untuk mengikuti turnamen Al-Nakbah International di Palestina. Sedangkan Andritany, Delton Stevano, Ramdani Lestaluhu dan Rudi Setiawan masuk dalam daftar Training Center SEA Games Myanmar 2013.



Pramudya Ksatria Budiman Ferry Paulus , Persija News

Jeong: I'm So Happy Join with Persija


ForzaPersija Rabu kemarin (4/4) Persija resmi mengikat leguin asing asal Korea Selatan, Jeong Kwang Sik. Jeong, begitu sapaannya mengaku sangat senang bisa bergabung dengan Persija Jakarta.

"I'm so happy join with Persija, because Persija is very big team in Indonesia." ucapnya seperti yang dikutip dari Lensa Olahraga ANTV.

Pemain yang mempunyai wajah rupawan ini juga menyatakan akan melalukan yang terbaik bagi Persija. "I want to do my best for Persija." tutup pemain yang akan memakai nomor punggung 8 Persija ini.

Sementara itu Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus berharap kedatangan Jeong bisa mempertajam lini depan Macan Kemayoran. "Dimana kesulitan winger-winger kita yang ada, kita mendapatkan pemain yang Korea yang di luar daripada ekspetasi kita."

"Dia (Jeong) cepat sekali, kemudian dia juga punya experience yang bagus di Brisbane City FC (Australia) dan mudah-mudahan dengan hadirnya ini bisa menghadirkan satu suntikan kemenangan demi kemenangan untuk Persija yang akan datang." katanya panjang lebar.



Ferry Paulus: Persiapan Sudah Mendekati 100%


ForzaPersija Mengenai persiapan Persija menghadapi Persisam pada Minggu, 26 Februari 2012 yang juga merupakan laga perdana Persija bermain di Jakarta di tahun 2012 sudah mendekati 100%.

Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus menyatakan panpel Persija sudah siap menggelar pertandingan. "Persiapan sudah mendekati 100%. Semua aparat keamanan, izin pertandingan dan sebagainya juga sudah clear. Tinggal on saja, kita tunggu hasil pertandingan nanti." ucapnya seperti yang dikutip dari Kampiun ANTV.

"Yang pasti the Jakmania juga akan penuh sesak karena ini hari libur (Minggu), hari dimana mereka akan menonton Persija." lanjutnya.

Mengenai persiapan tim Persija sendiri, pria yang juga  akrab disapa FP ini menyatakan tim secara kesuluruhan sudah sangat kondusif. "Pemain juga bisa dibilang semua siap antara pemain asing dan pemain lokal." sambungnya.

Namun menurut Ferry, Persija masih menunggu kondisi akhir striker asing asal Paraguay, Pedro Javier yang sempat menderita cidera ligamen. "Masih ada kendala sedikit yang harus mungkin ditunggu kembali apakah Pedro ini betul-betul bisa fit 100% pada pertandingan nanti."

Ketika ditanya mengenai target pada pertandingan Persija vs Persisam nanti, Ferry Paulus optimis timnya mampu mendapatkan poin penuh. "Poin penuh harga mati buat kita." tutupnya.


Pramudya Ksatria Budiman Ferry Paulus , Persija , Persija News

Press Confrence Kuasa Hukum Persija 11 Januari 2012


ForzaPersija Seharusnya Rabu, 11 Januari 2012 terjadi mediasi antara pihak-pihak terkait dalam persidangan kasus 'Perampokan Persija.' Namun semua itu urung terjadi, pihak tergugat kembali mangkir untuk yang ketiga kalinya.


Para tergugat tidak datang dengan alasan tidak jelas. Pengacara tergugat memohon sidang ditunda dan diberi kesempatan. Salah satu tergugat Bambang Cipto ketika ditelpon bahkan sedang berada di mess pemain Jakarta FC, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.


"Pihak mediator berupaya untuk menghadirkan para tergugat ini diminta hadir untuk kepastiannya hari Jumat(13/1). Baik kepada kuasa hukum maupun pengadilan agar memberikan itikadnya hadir di pengadilan ini." ucap Asep salah satu kuasa hukum Persija.


Asep juga menambahkan kalau masih ada musyawarah, mediasi untuk perdamaian masih kita tunda kepastiannya pada hari Jumat(13/1).


"Kalau Jumat(13/1) tidak ada kepastian, persidangan akan berjalan sesuai dengan undang-undang ada jawab dan menjawab." lanjut Asep.


Sementara itu kuasa hukum Persija lainnya Gusti Randa menyatakan bahwa para pihak tergugat tidak berani datang ke pengadilan. "Untuk itu kami selaku pengacara mendesak mereka untuk hadir pada hari Selasa(17/1).  Hari Jumatnya(13/1) harus minta kepastian, bisa hadir atau tidak hari Selasa." terang Gusti Randa.


"Dengan demikian hari ini(kemarin 11/1) diundur sidang mediasi sampai hari Selasa(17/1). Yang benar pasti berani, yang salah pasti takut." tutupnya.


Sementara itu mengenai adanya rekonsiliasi, Ketua Umum Persija Ferry Paulus menolak dengan hal tersebut. "Tidak ada kata rekonsiliasi. Semua tahu Persija yang sebenarnya." ucapnya.



Credit to original video maker and uploader: @RadenB_kam

Ferry Paulus Kunjungi Komisi X


ForzaPersija Ferry Paulus beserta beberapa perwakilan dari klub Pelita Jaya dan Dwi Irianto dari perwakilan pengprov mengunjungi Komisi X DPR RI kemarin(10/1). Kunjungan ini dilakukan dalam rapat kerja dengan Menpora untuk membahas kisruh di PSSI.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X Rully Chairul Azwar siang tadi setelah menerima Presiden PT Liga Indonesia Syahril Taher didampingi Manager Pelita Jaya Lalu Mara, Ferry Paulus dari Persija serta Dwi Irianto dari perwakilan pengprov.

Pada pertemuan itu mereka menjelaskan kepada Komisi X bahwa PSSI telah banyak melakukan pelanggaran serta PSSI tidak melaksanakan amanat kongres di Bali. "Karena hasil kepengurusan kongres yang menghasilkan Djohar Arifin dan EXCO itu adalah hasil pelaksanaanya amanat Kongres Bali." terang Dedi 'Miing' Gumelar Anggota Komisi X DPRI RI.

Ia juga menambahkan bahwa hasil kongres di Bali itu tidak parsial pasti menjadi putusan atau rekomendasi yang intergrated beberapa poin.

Sementara itu Ferry Paulus menjelaskan bahwa anggota dewan komisi X khususnya sepakat bahwa yang harus diselsaikan adalah meluruskan pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan oleh PSSI yang sekarang berjalan.

"Memang kata kuncinya disitu, sehingga terjadilah gejolak-gejolak yang membuat klub-klub termasuk pengprov dan stakeholder daripada sepakbola Indonesia ini gelisah." pungkas Ferry Paulus seperti yang dikutip dari Lensa Olahraga ANTV.





Pramudya Ksatria Budiman Ferry Paulus , Persija , Persija News

Persija dan Pengprov DKI Dukung Dahlan Iskan


ForzaPersija Ketua Umum Persija Ferry Paulus dan Ketua Pengprov DKI Hardi Hasan menyatakan dukungannya kepada Dahlan Iskan untuk maju menjadi Ketua Umum PSSI selanjutnya. Hal ini disampaikan saat konfrensi pers pada Jumat, 6 Januari 2012.


Seperti yang dilansir dari Lensa Olahraga ANTV, mereka memberi dukungan kepada pemilik media Jawa Pos ini. Hardi menyatakan bahwa Pengprov DKI akan mencalonkan Dahlan Iskan ."Demi untuk kemajuan sepak bola nasional yang saat ini sudah terpecah-pecah. Jadi wajib hukumnya bagi saya di KLB ini untuk memilih beliau." terang Hardi.



Senada dengan Hardi, Ketua Umum Persija Jakarta Ferry Paulus juga menyatakan dukungannya ke Dahlan Iskan. FP -begitu sapaan akrab Ferry Paulus-, menyatakan Dahlan Iskan adalah sosok yang tepat untuk menduduki kursi Ketua Umum PSSI. Ferry juga menambahkan Dahlan Iskan merupakan orang yang netral tidak berpolitik.

"Sekarang ini terkesan ada kubu-kubuan. Saya pikir dengan hadirnya Dahlan Iskan bisa meretas dari kubu-kubu tadi menjadi satu kekuatan untuk membangun sepak bola lebih baik." pungkas Ferry Paulus.




Macan Kemayoran Juara Trofeo Persija 2011


ForzaPersija Dua kali adu penalti, dua kali keluar sebagai pemenang, itulah drama Persija dalam perjalananya meraih juara Trofeo Persija. Bermain 1 hari menjelang HUT Persija, Persija ditahan 1-1 oleh PSMS Medan dan akhirnya mampu menaklukan Ayam Kinantan dengan adu penalti 5-4. Pada pertandingan kedua, memainkan partai Sriwijaya FC vs PSMS. 

Sriwijaya FC tampil dominan dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-0. Partai penentuan siapa yang akan menjadi juara Trofeo Persija pun mempertemukan Persija dengan Sriwijaya FC. Kedua tim mampu menghasilkan berbagai peluang emas, namun tak ada satupun yang berbuah gol. Persija menang adu penalti setelah Fabiano Beltrame sukses mengkeksekusi penalti.




Selain Trofeo Persija rangkaian acara HUT Persija ke-83 pada Minggu, 27 November 2011 sudah dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan pembukaan stand bazaar dan musik di Plaza Utara SUGBK. Pada pukul 12.30 WIB, pintu masuk stadion GBK sudah dibuka, 1 jam kemudian tepatnya pada pukul 13.30 fun match Persija vs 83 anak-anak kecil.
Foto: Riza Verdika
Tepat pada pukul 14.00, Persija melakukan launching team seluruh pemain yang diselenggarakan di dalam stadion GBK . Dan pada pukul 15.00 Trofeo Persija dimainkan dengan mempertemukan tiga tim: Persija Jakarta, PSMS Medan dan Sriwijaya FC.

Rangkaian acara pada hari itu ditutup dengan pertunjukan musik dari band-band the Jakmania dan bazaar mulai dari pukul 18.30 sampai dengan pukul 22.00 di Plaza Utara GBK. Band-band yang meriahkan acara ini diantaranya:
-Merseyside
-Kojek
-Mental Baja
-Orkes Biang Kerok
-Jakboys
-Fireyjak
-Gondal Gandul
Tiket Trofi Persija
Foto: @JakOnline
Ada yang menarik pada tiket pertandingan Trofeo Persija, pembagian kategori tiket menggunakan nama-nama pemain Persija. Ada 8 tribun dan 42.000 lembar tiket yg disediakan untuk Trofeo Persija. Tribun Bambang Pamungkas meliputi pintu  III & IV sebanyak 8000 tiket, Tribun Ismed Sofyan meliputi pintu V & VI sebanyak 7000 tiket.

Tribun Leo Saputra meliputi pintu VIII & VIII sebanyak 7000 tiket, Tribun Robertino meliputi pintu IX & X sebanyak 8000 tiket, Tribun Ramdani Lestaluhu meliputi pintu II sebanyak 4000 tiket, Tribun Hasim Kipuw meliputi pintu XI sebanyak 4000 tiket, Tribun Stadion di pintu VIP sebanyak 2000 tiket dan Tribun Persija meliputi pintu I & XII sebanyak 2000 tiket. Bila 42.000 yang telah disediakan habis, rencananya akan dibuka tribun atas GBK.





Sementara itu Presiden Persija Jakarta Ferry Paulus mengatakan bahwa Trofeo Persija juga merupakan ajang uji coba terakhir bagi Persija sebelum mengarungi perhelatan ISL 2011/2012. "Secara tim kita sudah lengkap, beberapa kali kita sudah melakukan uji coba dan ini merupakan uji coba terakhir kita untuk mematangkan tim mengikuti kompetisi ISL." terang Ferry seperti yang dikutip dari wawancara dengan ANTV sebelum laga Trofeo Persija. Ferry juga optimis mendapatkan hasil yang lebih baik dari musim sebelumnya.

Taklukan Ayam Kinantan

Pada pertandingan pertama Persija di Trofeo Persija, Persija bertemu dengan tim spesialis turnamen yang dihelat di Jakarta yaitu PSMS Medan. Ya, PSMS merupakan juara terbanyak Piala Emas Bang Yos atau biasa yang disebut PEBY. Tercatat, PSMS sudah memenangi PEBY sebanyak 3 kali.


Galih Sudaryono dipercaya Coach Iwan di bawah mistar. Sementara kuartet bek Ismed Sofyan, Precious, Fabiano dan Leo Saputra menjadi palang pintu pertahanan Persija. Di lini tengah, Ramdani Lestaluhu, Amarzukih, Hasim Kipuw dan Johan Juansyah siap menopang duet Pedro-Bepe di depan.



Beberapa kali melakukan penyerangan, Persija baru berhasil mencetak gol lewat kaki Bepe. Ramdani Lestaluhu yang beroperasi dari sisi kanan Persija mengirim umpan matang yang berhasil dieksekusi oleh Bepe. 1-0 untuk keunggulan sementara Persija. PSMS berhasil menyamakan kedudukan lewat pemain asing mereka yang bernomor 10, tendangannya berhasil mengelabui Galih Sudaryono, 1-1 skor imbang.



Masuknya Alan Martha menggantikan Johan Juansyah mempertajam serangan Persija, lewat aksinya Persija memperoleh peluang melalui tendangan akrobatik Ramdani, sayang bola masih bisa berhasil diamankan Markus Horison.

Adu penalti pun harus dilakukan untuk menetukan pemenang. Bepe, Pedro,Kipuw, Fabiano dan Precious berhasil mengeksekusi penalti. Hanya Ramdani yang sebagai algojo ketiga tidak berhasil menjalakan tugasnya. Persija keluar sebagai pemenang setelah algojo penalti PSMS Wawan Widiantoro gagal menyarangkan bola. Persija unggul 5-4 dalam adu penalti dan memenangkan pertandingan ini.





Macan Kemayoran Berjaya


Pertandingan penentuan vs Sriwijaya FC, Persija harus memenangkan pertandingan ini untuk menjadi juara. Kali ini Andritany dipercaya Coach Iwan sebagai kiper. Kuartet bek Ismed Sofyan, Precious, Fabiano dan Leo Saputra masih menjadi palang pintu pertahanan Persija. Di lini tengah, Ramdani, Amarzukih dan Johan Juansyah bahu membahu menjadi penyuplai bola bagi trisula Bepe-Pedro-Rachmat Affandi.






Persija beberapa kali menciptakan peluang lewat kaki Bambang Pamungkas, Ramdani Lestaluhu, Pedro Javier, Rachmat Affandi dan Alan Martha namun tak ada satupun yang berbuah gol. Ramdani pada malam itu layak dinobatkan menjadi Man of The Match. Serangan Persija selalu bermula dari kakinya.



Beberapa pergantian pemain pun dilakukan seperti Delton Stevano menggantikan Johan Juansyah dan Alan Martha menggantikan Ramdani Lestaluhu yang harus ditarik karena cidera. Sriwijaya FC beberapa kali membahayakan gawang Persija. Nmaun lini belakang Persija yang dikomandani Precious dkk serta kiper Andritany masih mampu mengagalkan semua peluang tersebut.

Persija akhirnya keluar sebagai pemenang setelah semua algojo Persija secara berurutan: Bepe, Pedro, Precious, Rachmat Affandi dan Fabiano sukses mengeksekusi penalti. Sementara itu penendang keempat Sriwijaya FC, Rahmat Rivai gagal melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Andritany berhasil mengagalkan tendangan Rivai. Skor 5-3, Persija unggul adu penalti. Persija pun keluar sebagai pemenang dan melengkapi perayaan HUT Persija ke-83 dengan menjuarai Trofeo Persija.


Kapten Bambang Pamungkas saat mengambil eksekusi penalti vs PSMS (kiri) dan vs Sriwijaya FC

Macan Kemayoran Hanya Satu yang di ISL


ForzaPersija Persija mantap memilih Indonesia Super League sebagai kompetisi yang akan diarungi pada musim 2011/2012. Lalu apa alasan Kapten Persija Bambang Pamungkas memilih Persija? "Pertama adalah saya memilih dengan hati, yang kedua adalah lebih kepada saya tidak rela tim yang saya bela selama 10 tahun dizolimi PSSI." ucap Bepe seperti yang dikutip dari Kampiun ANTV Minggu, 27 November 2011. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat video dibawah ini:






Persija Jakarta Siap Arungi ISL


Pada Soft Launching Persija pada Kamis, 24 November 2011 lalu, Ketua Umum Persija Ferry Paulus memberikan komentar mengenai kampanye tentang #SavePersija yang belakangan ini sangat aktif disampaikan para the Jakmania. "Sebenarnya kita mau menyampaikan kepada masyarakat Jakarta bahwa Persija yang sebenarnya ini dia, yang didalamnya ada komponen Bambang Pamungkas kemudian ada the Jakmania dan juga didukung oleh klub-klub(30 klub anggota internal Persija) sebagai stakeholder ataupun pemilik dari Persija." kata pria yang juga pemilik klub Villa 2000 tersebut seperti yang dikutip dari Galeri Sepakbola Indonesia Trans 7 Minggu, 27 November 2011.








Pramudya Ksatria Budiman Bambang Pamungkas , Ferry Paulus , ISL

Kunjungan Persija ke Panti Asuhan "Al-Hawi"



ForzaPersija Pada Jumat siang (25/11) Persija mengunjungi Panti Asuhan "Al-Hawi". Persija melakukan serangkaian agenda di panti asuhan yang beralamatkan di Jl. Raya Condet Gg.SERUNI 2 Rt 002 Rw 06, Kelurahan Cililitan Condet, Jakarta Timur ini.
Diantaranya: acara sosial, Shalat Jumat berjamaah di panti asuhan serta pembagian sumbangan 83 karung beras, 83 karton minyak goreng, 83 Tiket VIP Barat/Timur ke panti asuhan.



"Mudah-mudahan ini menjadi bagian satu kunjungan yang selalu bisa kita lakukan secara berkala." terang Ferry Paulus seperti yang dikutip dari Lensa Olahraga Malam ANTV. FP -sapaan akrab Ferry Paulus-, menambahkan kedepannya juga akan melakukan kunjungan serupa ke beberapa tempat lainnya. "Dan juga kita boleh berbagi kasih kepada anak-anak yatim piatu, anak-anak yang kekurangan. Barangkali yayasan jompo dan lain sebagainya."


Sementara itu pemain asing Persija asal Argentina Robertino Pugliara menyatakan senang atas kunjungannya ke Panti Asuhan "Al-Hawi". "Saya senang bisa datang ke sini. Apalagi untuk teman-teman yang disini, agar mereka bisa bantu kita berdoa untuk kita buat kita sukses tahun ini." terang pemain yang musim lalu membela Persiba Balikpapan itu.

Seusai melakukan kunjungan ke Panti Asuhan "Al-Hawi", Persija bergegas ke GOR Ciracas untuk melakukan latihan rutin. Latihan Jumat sore kemarin sudah diikuti oleh pemain-pemain Persija yang membela Timnas SEA Games U-23 seperti Andritany, AA Ngurah 'Nanak' Wahyu, Hasim Kipuw, Ramdani Lestaluhu dan Johan Juansyah.

Persija Gagal Melaju ke Semifinal Inter Island Cup 2011





ForzaPersija Setelah hanya mampu mendapatkan 4 point yang didapat dari 2 pertandingan, Persija gagal melaju ke semifinal Inter Island Cup 2011. Persija mampu menaklukan Persiwa 1-0 lewat gol yang dicetak oleh Robertino Pugliara. Namun, pada pertandingan berikutnya Persija ditahan seri 0-0 oleh Persela. Pertandingan Persija vs Persela sendiri akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti, Persija kalah 3-4 pada tos-tosan kali ini.


Ketua Umum Persija Ferry Paulus (kiri) dan Benny Erwin (bawah)
Tampil tanpa skuad terbaiknya, Persija tampil impresif. Sebut saja beberapa pemain masih bersama skuad timnas U-23 SEA Games, seperti: Andritany, Hasim Kipuw, Dirga Lasut dan Ramdani Lestaluhu. AA Ngurah 'Nanak' Wahyu dan Johan Juansyah yang sebelumnya tidak masuk kedalam 20 skuad inti timnas U-23 SEA Games pun belum hadir memperkuat Persija.


Tiket Pertandingan IIC 2011 Grup C
Foto: @ferdi_bois16
Begitu pula dengan Bambang Pamungkas yang sedang berada di Qatar, dalam persiapannya bersama timnas senior dalam menghadapi lanjutan pertandingan kualifikasi Pra Piala Dunia 2014. Sedangkan striker asing Persija asal Paraguay, Pedro Javier Velazquez masih dibekap cidera yang dideritanya saat menghadapi Arema pada 3 November 2011 yang lalu.

Tanpa pemain-pemain tersebut, manajemen Persija berinisiatif meminjam Gaston Castano dan Ill Kim Yun untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pemain-pemain tersebut. Pada pertandingan ini juga, Direktur Teknik Persija, Iwan Setiawan yang memimpin pasukan Macan Kemayoran sebagai pelatih.

Dengan hasil ini, Persija hanya mampu menduduki peringkat 2, klasemen akhir Inter Island Cup 2011 Grup C. Persija terpaut 1 point dari juara grup Persela yang mengumpulkan 5 point. Seperti yang diketahui, pemenang pertandingan normal (45 menit) mendapatkan 3 point, menang lewat adu penalti mendapatkan 2 point sedangkan kalah lewat adu penalti mendapatkan 1 point.


Banner #SavePersija
Klasemen akhir Inter Island Cup 2011 Grup C:
1.Persela Lamongan 5 point
2.Persija Jakarta 4 point
3.Persiwa Wamena 0 point

Video sekilas profil Persija dan wawancara Ferry Paulus



Robertino Show






Pada pertandingan pertama, Persija menghadapi Persiwa Wamena. Persiwa yang pada 15 menit pertandingan sebelumnya telah melawan Persela tampil tidak begitu impresif. Serangan-serangan Persija yang dimotori oleh Okta dan Robertino beberapa kali mengancam gawang Persiwa.

Kiri-kanan: Bung Ferry, Ferry Paulus, Iwan Setiawan, Sudirman

Rudi 'Bogel' Setiawan
Namun sayang, Okta harus ditarik keluar karena cidera setelah 2 kali diganjal oleh pemain Persiwa. Rudi 'Bogel' Setiawan masuk menggantikan Okta pada menit 29'. 1 menit setelah Bogel masuk, Persija mampu mencetak gol. Robertino yang memanfaatkan rebound dari tendangan bebas Ill Kim Yun berhasil memperdaya kiper Persiwa.

Robertino Pugliara aksinya membantu Persija menang atas Persiwa
Setelah mencetak gol, tepatnya pada menit ke 45', Persija harus kehilangan Gangga Mudana yang cidera akibat berbenturan dengan pemain Persiwa, Delton Stevano akhirnya masuk menggantikan Gangga. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tidak berubah 1-0 untuk kemenangan Persija.



Cuplikan pertandingan Persija vs Persiwa


Kalah Adu Penalti





Pada pertandingan kedua, Persija menghadapi Persela. Persela yang juga bertindak sebagai penyelenggara pertandingan, tampil impresif didepan ribuang LA Mania yang memadati Stadion Surajaya, Lamongan. Beberapa kali Persela mempunyai peluang untuk membuat gol. Namun, kiper Persija, Galih Sudaryono bermain cemerlang pada tadi malam(9/11).

Robertino Pugliara salah 1 algojo Persija yang sukses mengeksekusi penalti
Beberapa pergantian pemain pun dilakukan pada saat pertandingan ini. Seperti, Alan Martha menggantikan Rudi Setiawan yang turun sejak awal pada pertandingan kali ini dan Rachmat Affandi yang digantikan oleh pemain bernomor punggu 42, Ihwan.

Rudi 'Bogel' Setiawan,
Pemain kelahiran 13 Januari 1993 ini diturunkan sejak menit awal
Setelah bermain imbang kacamata 0-0, pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti. Persija akhirnya harus kalah adu penalti dengan skor 3-4. Precious dan Amarzukih gagal mengeksekusi penalti, Leo Saputra yang menjadi algojo terakhir gagal membawa Persija melaju ke semifinal, setelah tendangannya membentur mistar gawang.




Video Cuplikan Pertandingan Persija vs Persela

Alan Martha yang masuk sebagai pemain pengganti