Bukan Pakar SEO Ganteng

Showing posts with label Kipuw. Show all posts
Showing posts with label Kipuw. Show all posts

Alasan Hasim Kipuw Hijrah ke Pelita Jaya


ForzaPersija Belum ada satupun pemain baru yang resmi bergabung dengan skuad Persija Jakarta, satu pemain lagi dipastikan tidak lagi memperkuat skuad Persija Jakarta pada musim 2012-2013. Adalah seorang bek sayap kelahiran Tulehu, Hasim Kipuw meninggalkan Persija. Pemain bernomor punggung 13 ini resmi meninggalkan Persija dan bergabung dengan Pelita Jaya.

Sebelumnya, Persija sudah melepas beberapa pemainnya dengan berbagai alasan serta pertimbangan. Abdul Tommy, Ahmad Ihwan, Alan Martha, Arief Dwi, Oktavianus dan Saronih sudah terlebih dahulu dipastikan tidak memperkuat Persija lagi (Berita Terkait). Serta dua pemain asing Persija, Precious dan Jeong Kwang Sik (Referensi).

Lalu apa alasan pemain kelahiran tahun 1988 ini pindah ke Pelita Jaya? "Alasan kepindahanku ingin bekerjasama lagi dengan Coach Rahmad Darmawan. Sebelum aku pindah, aku sudah berbicara ke manajemen Persija, aku ingin pindah dan mereka mengijinkan." terang Kipuw seperti yang dikutip dari GSI Trans 7.

Kipuw juga menambahkan, alasan lainnya yakni ingin bermain sebagai bek kanan. Lebih lanjut, Hasim Kipuw berkata bila di Persija masih ada Ismed Sofyan yang dimana bermain di posisi yang Kipuw inginkan, yakni bek kanan. "Aku akui bahwa bang Ismed masih bagus, mungkin karena itu aku jarang dimainkan sebagai bek kanan." ucapnya seperti yang dikutip dari Kampiun ANTV.

"Untuk the Jakmania sendiri, yang pasti aku akan kangen dengan mereka, dengan nyanyian mereka di GBK. Insya Allah kalau jodoh lagi, aku ingin kembali lagi ke Persija." pungkasnya.

Namun hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak Persija Jakarta mengenai kepindahan Hasim Kipuw ke Pelita Jaya. Terlebih lagi mekanisme transfer kepindahan Kipuw, mengingat kontrak Kipuw baru berakhir pada tahun 2014 mendatang.


Data
Hasim Kipuw
Tanggal Lahir
9 Mei 1988
Tempat Lahir
Tulehu, Maluku
Tinggi/Berat badan
180 cm/ 70 kg
Karir Persija
2009/2010 – 2011/2012
Caps 2011/2012
30 caps
Menit Bermain 2011/2012
1.931 menit
Starter 2011/2012
22 pertandingan
Diganti 2011/2012
6 pertandingan
Menggantikan 2011/2012
8 pertandingan
Cadangan Tidak Main 2011/2012
2 pertandingan
Kartu Kuning/ Kartu Merah
3 Kartu Kuning/ 0 Merah
Jumlah Assist 2011/2012
3 assist

Satu Lagi Pemain Buruan Persija Lepas

Setelah sebelumnya gagal mendapatkan Nico Malau yang lebih memilih bergabung dengan Semen Padang, kali ini pemain asal Persidafon Dafonsoro, Ferinando Pahabol telah resmi bergabung ke Persipura Jayapura.

Seperti yang dilansir dari persipuramania.com, ketua umum Persipura, Benhur Tomi Mano mengatakan pemain yang akrab disapa Feri Pahabol ini sudah bergabung dengan Persipura. "Iya dia, (Ferinando Pahabol) juga masuk dalam daftar pemain, termasuk Nelson Alom yang bermain baik saat memperkuat Papua pada PON di Riau kemarin," jelasnya.

Senada dengan Benhur Tomi Mano, pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago juga mengatakan bahwa Ferinando Pahabol termasuk satu dari tiga pemain yang sudah direkomendasikan. "Kalau mereka (Ruben Sanadi, Ferdinando Pahabol dan Nelson Alom) kita sudah rekomendasi, itu berarti tidak ada keraguan sama sekali." ucap pelatih yang pernah melatih Persebaya Surabaya ini.
Pramudya Ksatria Budiman Kipuw , news , Persija News , video

[Video] Hasim Kipuw Skills 2011/2012 Part II

ForzaPersija Pemain bernomor punggung 13 ini berposisi sebagai bek sayap. Ia mampu memainkan perannya sama baiknya ketika dimainkan pada posisi bek sayap kanan maupun kiri. Kipuw tak hanya piawai dalam bertahan, namun juga dalam menyerang.


Penampilan terakhirnya bersama Persija menghadapi PSPS Pekanbaru pada 19 Juni kemarin contohnya. Kipuw memberikan andil atas terciptanya gol pembuka Persija pada pertandingan itu yang diciptakan oleh Pedro Javier. Pemain kelahiran 1988 ini memberikan assist berupa umpan silang yang matang, memudahkan Pedro Javier mencetak gol pada pertandingan itu.

Simak kembali aksi Hasim Kipuw pada video skills part II Hasim Kipuw dibawah ini!

Pramudya Ksatria Budiman Kipuw , Persija News

Ultah Spesial Hasim Kipuw

ForzaPersija Hasim Kipuw dihujani lemparan telur usai menggelar latihan di Stadion Mandala, Jayapura dalam persiapan menghadapi pertandingan Persija menghadapi tuan rumah Persipura pada 13 Mei 2012 lalu. Tepat tanggal 9 Mei 2012, pemain bernomor punggung 13 ini berulang tahun yang ke-24. 


Ulang tahun Hasim Kipuw pun makin spesial setelah 4 hari kemudian, Persija menaklukan Persipura 1-0 di kandangnya. Simak bagaimana Hasim Kipuw dihujani telur dan tepung oleh pemain Persija lainnya, pada video yang dikutip dari Kampiun ANTV dibawah ini!



Pramudya Ksatria Budiman Kipuw , Persija News

[Video] Hasim Kipuw Skills 2011/2012 Part I


ForzaPersija Penampilan gemilangnya saat memperkuat skuad Timnas U-23 di ajang SEA Games 2011 lalu menjadi bukti pemain kelahiran Tulehu, Maluku ini. Di Persija musim 2011/2012 ini Hasim Kipuw tak hanya diplot sebagai pemain bertahan yag merupakan posisi aslinya, tapi ia juga dimainkan sebagai seorang gelandang. Inilah video skills part I Hasim Kipuw termasuk aksinya yang menjadi kreator gol Ramdani Lestaluhu pada saat Persija vs Persiba Balikapapan bebarapa waktu yang lalu.


Pramudya Ksatria Budiman Kipuw , Persija News

Adu Kemampuan Hasim vs Ramdani


ForzaPersija Ada dua pemain Persija musim 2011/2012 yang berasal dari daerah yang sama, Tulehu, Maluku. Kedua pemain ini juga pernah memperkuat skuad Timnas SEA Games 2011 lalu. Ya, Ramdani Lestaluhu dan Hasim Kipuw. Mau lihat aksi mereka diadu di luar lapangan? Apa mau lihat sewaktu mereka mengikuti kuis cerdas cermat yang di pandu Hilyani Hidranto? Silahkan disimak video dibawah ini seperti yang dikutip dari Galeri Sepakbola Indonesia Trans 7 Minggu, 8 Januari 2012.





Pramudya Ksatria Budiman Kipuw , Ramdani Lestaluhu

Profil Hasim Kipuw di Kampiun ANTV


ForzaPersija Berikut ini merupakan profil bek serba bisa Persija Hasim Kipuw di Kampiun ANTV hari Sabtu, 7 Januari 2012. Yuk intip kegiatan Kipuw bila sedang di mess Persija di video dibawah ini.






Profil Hasim Kipuw lainnya: 

Pramudya Ksatria Budiman Kipuw

Hasim Kipuw Tinggalkan Kampung Demi Sepakbola


ForzaPersija Pemain kelahiran 9 Mei 1988 ini meninggalkan Tulehu, Maluku kampung halamannya demi menggapai cita-citanya sebagai pemain sepakbola. Mau lihat penuturan Kipuw lainnya? Berikut merupakan profil Hasim Kipuw di Galeri Sepakbola Indonesia Trans 7 Sabtu, 17 Desember 2011.










Pramudya Ksatria Budiman Kipuw

Macan Kemayoran Juara Trofeo Persija 2011


ForzaPersija Dua kali adu penalti, dua kali keluar sebagai pemenang, itulah drama Persija dalam perjalananya meraih juara Trofeo Persija. Bermain 1 hari menjelang HUT Persija, Persija ditahan 1-1 oleh PSMS Medan dan akhirnya mampu menaklukan Ayam Kinantan dengan adu penalti 5-4. Pada pertandingan kedua, memainkan partai Sriwijaya FC vs PSMS. 

Sriwijaya FC tampil dominan dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-0. Partai penentuan siapa yang akan menjadi juara Trofeo Persija pun mempertemukan Persija dengan Sriwijaya FC. Kedua tim mampu menghasilkan berbagai peluang emas, namun tak ada satupun yang berbuah gol. Persija menang adu penalti setelah Fabiano Beltrame sukses mengkeksekusi penalti.




Selain Trofeo Persija rangkaian acara HUT Persija ke-83 pada Minggu, 27 November 2011 sudah dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan pembukaan stand bazaar dan musik di Plaza Utara SUGBK. Pada pukul 12.30 WIB, pintu masuk stadion GBK sudah dibuka, 1 jam kemudian tepatnya pada pukul 13.30 fun match Persija vs 83 anak-anak kecil.
Foto: Riza Verdika
Tepat pada pukul 14.00, Persija melakukan launching team seluruh pemain yang diselenggarakan di dalam stadion GBK . Dan pada pukul 15.00 Trofeo Persija dimainkan dengan mempertemukan tiga tim: Persija Jakarta, PSMS Medan dan Sriwijaya FC.

Rangkaian acara pada hari itu ditutup dengan pertunjukan musik dari band-band the Jakmania dan bazaar mulai dari pukul 18.30 sampai dengan pukul 22.00 di Plaza Utara GBK. Band-band yang meriahkan acara ini diantaranya:
-Merseyside
-Kojek
-Mental Baja
-Orkes Biang Kerok
-Jakboys
-Fireyjak
-Gondal Gandul
Tiket Trofi Persija
Foto: @JakOnline
Ada yang menarik pada tiket pertandingan Trofeo Persija, pembagian kategori tiket menggunakan nama-nama pemain Persija. Ada 8 tribun dan 42.000 lembar tiket yg disediakan untuk Trofeo Persija. Tribun Bambang Pamungkas meliputi pintu  III & IV sebanyak 8000 tiket, Tribun Ismed Sofyan meliputi pintu V & VI sebanyak 7000 tiket.

Tribun Leo Saputra meliputi pintu VIII & VIII sebanyak 7000 tiket, Tribun Robertino meliputi pintu IX & X sebanyak 8000 tiket, Tribun Ramdani Lestaluhu meliputi pintu II sebanyak 4000 tiket, Tribun Hasim Kipuw meliputi pintu XI sebanyak 4000 tiket, Tribun Stadion di pintu VIP sebanyak 2000 tiket dan Tribun Persija meliputi pintu I & XII sebanyak 2000 tiket. Bila 42.000 yang telah disediakan habis, rencananya akan dibuka tribun atas GBK.





Sementara itu Presiden Persija Jakarta Ferry Paulus mengatakan bahwa Trofeo Persija juga merupakan ajang uji coba terakhir bagi Persija sebelum mengarungi perhelatan ISL 2011/2012. "Secara tim kita sudah lengkap, beberapa kali kita sudah melakukan uji coba dan ini merupakan uji coba terakhir kita untuk mematangkan tim mengikuti kompetisi ISL." terang Ferry seperti yang dikutip dari wawancara dengan ANTV sebelum laga Trofeo Persija. Ferry juga optimis mendapatkan hasil yang lebih baik dari musim sebelumnya.

Taklukan Ayam Kinantan

Pada pertandingan pertama Persija di Trofeo Persija, Persija bertemu dengan tim spesialis turnamen yang dihelat di Jakarta yaitu PSMS Medan. Ya, PSMS merupakan juara terbanyak Piala Emas Bang Yos atau biasa yang disebut PEBY. Tercatat, PSMS sudah memenangi PEBY sebanyak 3 kali.


Galih Sudaryono dipercaya Coach Iwan di bawah mistar. Sementara kuartet bek Ismed Sofyan, Precious, Fabiano dan Leo Saputra menjadi palang pintu pertahanan Persija. Di lini tengah, Ramdani Lestaluhu, Amarzukih, Hasim Kipuw dan Johan Juansyah siap menopang duet Pedro-Bepe di depan.



Beberapa kali melakukan penyerangan, Persija baru berhasil mencetak gol lewat kaki Bepe. Ramdani Lestaluhu yang beroperasi dari sisi kanan Persija mengirim umpan matang yang berhasil dieksekusi oleh Bepe. 1-0 untuk keunggulan sementara Persija. PSMS berhasil menyamakan kedudukan lewat pemain asing mereka yang bernomor 10, tendangannya berhasil mengelabui Galih Sudaryono, 1-1 skor imbang.



Masuknya Alan Martha menggantikan Johan Juansyah mempertajam serangan Persija, lewat aksinya Persija memperoleh peluang melalui tendangan akrobatik Ramdani, sayang bola masih bisa berhasil diamankan Markus Horison.

Adu penalti pun harus dilakukan untuk menetukan pemenang. Bepe, Pedro,Kipuw, Fabiano dan Precious berhasil mengeksekusi penalti. Hanya Ramdani yang sebagai algojo ketiga tidak berhasil menjalakan tugasnya. Persija keluar sebagai pemenang setelah algojo penalti PSMS Wawan Widiantoro gagal menyarangkan bola. Persija unggul 5-4 dalam adu penalti dan memenangkan pertandingan ini.





Macan Kemayoran Berjaya


Pertandingan penentuan vs Sriwijaya FC, Persija harus memenangkan pertandingan ini untuk menjadi juara. Kali ini Andritany dipercaya Coach Iwan sebagai kiper. Kuartet bek Ismed Sofyan, Precious, Fabiano dan Leo Saputra masih menjadi palang pintu pertahanan Persija. Di lini tengah, Ramdani, Amarzukih dan Johan Juansyah bahu membahu menjadi penyuplai bola bagi trisula Bepe-Pedro-Rachmat Affandi.






Persija beberapa kali menciptakan peluang lewat kaki Bambang Pamungkas, Ramdani Lestaluhu, Pedro Javier, Rachmat Affandi dan Alan Martha namun tak ada satupun yang berbuah gol. Ramdani pada malam itu layak dinobatkan menjadi Man of The Match. Serangan Persija selalu bermula dari kakinya.



Beberapa pergantian pemain pun dilakukan seperti Delton Stevano menggantikan Johan Juansyah dan Alan Martha menggantikan Ramdani Lestaluhu yang harus ditarik karena cidera. Sriwijaya FC beberapa kali membahayakan gawang Persija. Nmaun lini belakang Persija yang dikomandani Precious dkk serta kiper Andritany masih mampu mengagalkan semua peluang tersebut.

Persija akhirnya keluar sebagai pemenang setelah semua algojo Persija secara berurutan: Bepe, Pedro, Precious, Rachmat Affandi dan Fabiano sukses mengeksekusi penalti. Sementara itu penendang keempat Sriwijaya FC, Rahmat Rivai gagal melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Andritany berhasil mengagalkan tendangan Rivai. Skor 5-3, Persija unggul adu penalti. Persija pun keluar sebagai pemenang dan melengkapi perayaan HUT Persija ke-83 dengan menjuarai Trofeo Persija.


Kapten Bambang Pamungkas saat mengambil eksekusi penalti vs PSMS (kiri) dan vs Sriwijaya FC

Soft Launching Persija 2011/2012



ForzaPersija Hari ini (24/11) bertempat di Only One Club, FX, Senayan Persija melakukan Soft launching. Soft Launching ini terdiri dari penandatanganan MoU dengan Precious, launching Jersey Persija dan statement beberapa pemain mengenai dualisme Persija. 








Wapres Persija Asher Siregar (kiri) dan Presiden Persija Ferry Paulus
Foto: Asher Siregar




Jersey terbaru Persija untuk musim 2011/2012. Pada musim 2011/2012, Persija kembali disponsori oleh League sebagai sponsor teknik. Ini merupakan tahun ketiga berturut-turut, pihak League mensponsori Persija. League mulai mensponsori Persija sejak ISL kedua atau musim 2009/2010.


Jersey Persija musim 2011/2012 sudah bisa didapatkan di beberapa League Store yang tersebar di tanah air. 
Diantaranya:
Untuk informasi League Store lainnya bisa langsung ke League World.


Jersey ini dibanderol dengan harga Rp.169.000,00 untuk jersey polos dan Rp.189.000,00 untuk ber-font pemain. Untuk saat ini hanya tersedia jersey ber-font Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan.
Jersey Persija musim 2011/2012 sudah bisa didapat mulai hari Senin, 28 November 2011 seperti yang dikutip dari @league_world


Jersey Bambang Pamungkas


Jersey Persija Home, Away dan 3rd


Hasim Kipuw, Tinggalkan Tulehu demi Mimpi



ForzaPersija Kejarlah cita-cita setinggi langit. Pepatah itu sering kali menjadi modal bagi seseorang untuk menggapai impian. Menembus segala keterbatasan dan tantangan yang menghadang demi mewujudkan cita-cita. Inilah profil Hasim Kipuw, bek muda Persija seperti yang dikutip dari Tabloid Bola edisi 2.261 Senin-Rabu, 17-19 Oktober 2011 pada bagian Ole Nasional halaman 7.







Pepatah itu pula yang menginspirasi Hasim Kipuw (23) saat pertama kali memutuskan meninggalkan kampung halamannya di Tulehu, Maluku, pada 2006 silam. Acim, begitu ia disapa, merantau ke Jakarta untuk meraih impiannya menjadi pesepak bola profesional.


"Saya diajak kakak untuk ikut merantau ke Jakarta. Setelah saya pertimbangkan, akhirnya saya terima ajakan itu." ungkap putra pasangan Husen Kipuw dan Aisa Sarlatta tersebut.


Padahal, saat itu sang ibu ingin Acim menjadi seorang Polisi, bukan pesepak bola. "Ketika saya minta izin pergi ke Jakarta, ibu sempat mengutarakan keinginannya agar saya menjadi polisi saja. Entah apa yang menjadi alasannya. Syukurlah ayah bisa menerima keputusan saya menjadi pesepak bola." tutur Acim.


Akhirnya, Aisa mengalah pada keinginan Acim. Berbekal restu kedua orang tua serta seluruh saudaranya, Acim  mantap meninggalkan Tulehu menuju Jakarta. Setiba di Jakarta, Acim dan keluarga sang kakak, Andin Kipuw, menetap di daerah Cipinang. Tak ingin adiknya menunggu lama, Andin segera memasukan Acim ke SSB Remaja 11 serta SSB UKI.


Saat itu dimulailah perjalanan Acim merintis karier sebagai pesepak bola seperti impiannya. "Saya merasa keputusan saya ke Jakarta sudah tepat. Mungkin jika saat itu saya tak berani mengambil kesempatan dan masih berada di Maluku, saya tidak bisa menjadi seperti sekarang ini." kata Acim.


Perjalanan Acim hingga bisa berada di timnas U-23 tergolong pendek ketimbang rekan-rekannya. Hanya butuh waktu lima tahun baginya untuk menembus timnas, yang menjadi impian seluruh pesepak bola.






Menembus Persija


Saat berlatih di SSB Acim juga mengikuti seleksi di Persija junior. Anak ketujuh dari sembilan bersaudara itu pun mulus masuk skuad Persija. Setahun kemudian, Acim memperkuat Persija U-21 di kompetisi ISL U-21. 


Lagi-lagi talenta yang dimilikinya mengundang perhatian. Pelatih Persija kala itu, Benny Dollo menariknya masuk ke Macan Kemayoran senior dengan status magang. "Saya bersyukur bisa bermain untuk Persija. Salah satu klub besar di Indonesia." ucap Acim, yang mengaku tak keberatan meski jarang dimainkan selama satu musim itu.


Acim tahu betul, tak mudah baginya untuk mendapatkan peluang bermain bersama tim sekelas Persija. Apalagi di klub kebanggaan Jakmania itu bertabur bintang. "Sebagai gantinya, saya banyak mendapatkan masukan dan belajar dari para pemain senior." imbuh Acim, yang sering digadang-gadang sebagai the next Ismed Sofyan ini.


Di musim 2010/2011, Persija ditangani Rahmad Darmawan. Kendati belum sering dimainkan, potensi Acim rupanya dilihat dengan baik oleh RD. Tak heran undangannya mengikuti seleksi timnas U-23 diperoleh penggemar timnas Argentina itu.


Kesempatan itu tak disia-siakan Acim. Terlebih, ia tak kesampaian mengenakan seragam Merah-Putih saat SEA Games 2009 Laos karena gagal seleksi. Di timnas saat ini, ia diplot sebagai bek kanan oleh RD. Awalnya, Acim bermain sebagai stopper. Namun, perubahan posisi ini tak dipermasalahkannya. Ia siap menerima dan melaksanakan instruksi pelatih. 


"Tak banyak yang bisa mendapat peluang masuk timnas. Saya akan berusaha keras tak mengecewakan pelatih." tegas Acim.


Di tengah kerasnya usaha meraih tempat inti di timnas U-23, Acim beruntung bisa berjuang bersama sahabatnya, Ramdani Lestaluhu. "Kami sama-sama berasal dari Tulehu. Kami juga punya cerita perjalanan yang mirip hingga akhirnya bisa bareng, baik di Persija dan bahkan di timnas U-23." sebutnya.


"Kami berdua beruntung mampu menembus segala rintangan hingga berada di posisi saat ini. Tapi, semuanya memang berkat kerja keras dan doa. Saya ingin lebih banyak anak-anak dari Maluku yang mampu mewujudkan cita-cita mereka menjadi pesepak bola." lanjut Acim.

Maklum, di Maluku, khususnya di Tulehu, sepak bola seakan sudah menjadi olah raga utama. "Di setiap gang pasti ditemui anak-anak kecil bermain sepak bola. Semoga saja mereka bisa seberuntung kami, mampu mengharumkan nama Tulehu di dunia sepak bola nasional." ucap Acim.


Profil Hasim Kipuw lainnya: 
Hasim Kipuw Tinggalkan Kampung Demi Sepakbola
Profil Hasim Kipuw di Kampiun ANTV
Pramudya Ksatria Budiman Kipuw

[Resmi] Empat Pemain Muda dan Ismed Sofyan Menjadi Bagian Tim Persija 2011/2012





ForzaPersija Persija berhasil mengamankan empat pemain muda potensial untuk menjadi bagian dari Tim Persija musim 2011/2012. Keempat pemain tersebut adalah: Andritany Ardhiyasa (Kiper), Nanak Ngurah Wahyu (Bek), Hasyim Kipuw (Bek) dan Ramdani Lestaluhu (Gelandang). 


Inilah profil singkat keempat pemain tersebut:


1.Andritany Ardhiyasa
Lahir: 26 Desember 1991 (19 tahun)
Tempat lahir: Jakarta, DKI Jakarta
Tinggi: 178 cm
Posisi: Kiper
Klub pada musim lalu: Persija Jakarta

2.Nanak Ngurah Wahyu
Lahir: 28 Juli 1988 (23 tahun)
Tempat lahir: Denpasar, Bali
Tinggi: 180 cm
Posisi: Bek
Klub pada musim lalu: Persija Jakarta


3.Hasyim Kipuw
Lahir: 9 Mei 1988 (23 tahun)
Tempat lahir: Ambon, Maluku
Tinggi: 180 cm
Posisi: Bek
Klub pada musim lalu: Persija Jakarta


4.Ramdani Lestaluhu
Lahir: 5 November 1991 (19 tahun)
Tempat lahir: Tulehu, Salahutu, Maluku Tengah
Tinggi: 166 cm
Posisi: Gelandang
Klub pada musim lalu: Persija Jakarta

Sementara itu, Manajemen Persija juga berhasil mengamankan Ismed Sofyan. Ismed, Andritany, Nanak, Kipuw dan Ramdani adalah pemain - pemain yang sudah resmi menjadi bagian dari Tim Persija 2011/2012.