Bukan Pakar SEO Ganteng

Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Sejarah Unik Republik Indonesia


Mungkinkah Revolusi Kemerdekaan Indonesia disebut sebagai revolusi dari kamar tidur? Coba simak ceritanya. Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00, ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. “Pating greges”, keluh Bung Karno setelah dibangunkan dokter kesayangannya.

Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah. “Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!”, ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih. Setelah upacara yang singkat itu, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya. Masih meriang. Tapi sebuah revolusi telah dimulai…

Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sekaral yang dinanti-nanti selama lebih dari tiga ratus tahun!

Mentri Pertama Asli Indonesia
Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar “orang Indonesia asli”. Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945. Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu. “Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993).

Kalimantan, Pulau Tiga Pemimpin
Menurut Proklamasi 17 Agustus 1945, Kalimantan adalah bagian integral wilayah hukum Indonesia. Kenyataannya, pulau tersebut paling unik di dunia. Di pulau tersebut, ada 3 kepala negara yang memerintah! Presiden Soeharto (memerintah 4 wilayah provinsi), PM Mahathir Mohamad (Sabah dan Serawak) serta Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei).

Revolusi Indonesia dan Hollywood
Hubungan antara revolusi Indonesia dan Hollywood, memang dekat. Setiap 1 Juni, selalu diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila semasa Presiden Soekarno. Pada 1956, peristiwa tersebut “hampir secara kebetulan” dirayakan di sebuah hotel Hollywood. Bung Karno saat itu mengundang aktris legendaris, Marylin Monroe, untuk sebuah makan malam di Hotel Beverly Hills, Hollywood. Hadir di antaranya Gregory Peck, George Murphy dan Ronald Reagan (25 tahun kemudian menjadi Presiden AS). Yang unik dari pesta menjelang Hari Lahir Pancasila itu, adalah kebodohan Marilyn dalam hal protokol. Pada pesta itu, Maryln menyapa Bung Karno bukan dengan “Mr President” atau “Your Excellency”, tetapi dengan “Prince Soekarno!”

Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17 Agustus 1964, “Tahun Vivere Perilocoso” (Tahun yang Penuh Bahaya), telah dijadikan judul sebuah film The Year of Living Dangerously. Film tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan asing di Indonesia pada 1960-an. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!

Naskah Asli Proklamasi
Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak pernah dimiliki dan disimpan oleh Pemerintah! Anehnya, naskah historis tersebut justru disimpan dengan baik oleh wartawan BM Diah. Diah menemukan draft proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus 1945 dini hari, setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.
Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

Bung Karno dan  Keunikannya
Ketika tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa 9 Juli 1942 siang bolong, Bung Karno mengeluarkan komentar pertama yang janggal didengar. Setelah menjalani pengasingan dan pembuangan oleh Belanda di luar Jawa, Bung Karno justru tidak membicarakan strategis perjuangan menentang penjajahan. Masalah yang dibicarakannya, hanya tentang sepotong jas! “Potongan jasmu bagus sekali!” komentar Bung Karno pertama kali tentang jas double breast yang dipakai oleh bekas iparnya, Anwar Tjikoroaminoto, yang menjemputnya bersama Bung Hatta dan segelintir tokoh nasionalis.

Rasa-rasanya di dunia ini, hanya the founding fathers Indonesia yang pernah mandi air seni. Saat pulang dari Dalat (Cipanasnya Saigon), Vietnam, 13 Agustus 1945, Soekarno bersama Bung Hatta, dr Radjiman Wedyodiningrat dan dr Soeharto (dokter pribadi Bung Karno) menumpang pesawat fighter bomber bermotor ganda. Dalam perjalanan, Soekarno ingin sekali buang air kecil, tetapi tak ada tempat. Setelah dipikir, dicari jalan keluarnya untuk hasrat yang tak tertahan itu. Melihat lubang-lubang kecil di dinding pesawat, di situlah Bung Karno melepaskan hajat kecilnya. Karena angin begitu kencang sekali, bersemburlah air seni itu dan membasahi semua penumpang. Byuuur…

Dokumentasi Proklamasi
Berkat kebohongan, peristiwa sakral Proklamasi 17 Agustus 1945 dapat didokumentasikan dan disaksikan oleh kita hingga kini. Saat tentara Jepang ingin merampas negatif foto yang mengabadikan peristiwa penting tersebut, Frans Mendoer, fotografer yang merekam detik-detik proklamasi, berbohong kepada mereka. Dia bilang tak punya negatif itu dan sudah diserahkan kepada Barisan Pelopor, sebuah gerakan perjuangan. Mendengar jawaban itu, Jepang pun marah besar. Padahal negatif film itu ditanam di bawah sebuah pohon di halaman Kantor harian Asia Raja. Setelah Jepang pergi, negatif itu diafdruk dan dipublikasi secara luas hingga bisa dinikmati sampai sekarang. Bagaimana kalau Mendoer bersikap jujur pada Jepang?


Kali ini, Bung Hatta yang berbohong demi proklamasi. Waktu masa revolusi, Bung Karno memerintahkan Bung Hatta untuk meminta bantuan senjata kepada Jawaharlal Nehru. Cara untuk pergi ke India pun dilakukan secara rahasia. Bung Hatta memakai paspor dengan nama “Abdullah, co-pilot”. Lalu beliau berangkat dengan pesawat yang dikemudikan Biju Patnaik, seorang industrialis yang kemudian menjadi menteri pada kabinet PM Morarji Desai. Bung Hatta diperlakukan sangat hormat oleh Nehru dan diajak bertemu Mahatma Gandhi. Nehru adalah kawan lama Hatta sejak 1920-an dan Gandhi mengetahui perjuangan Hatta. Setelah pertemuan, Gandhi diberi tahu oleh Nehru bahwa “Abdullah” itu adalah Mohammad hatta. Apa reaksi Gandhi? Dia marah besar kepada Nehru, karena tidak diberi tahu yang sebenarnya. “You are a liar !” ujar tokoh kharismatik itu kepada Nehru


Bila 17 Agustus menjadi tanggal kelahiran Indonesia, justru tanggal tersebut menjadi tanggal kematian bagi pencetus pilar Indonesia. Pada tanggal itu, pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, WR Soepratman (wafat 1937) dan pencetus ilmu bahasa Indonesia, Herman Neubronner van der Tuuk (wafat 1894) meninggal dunia.

Bendera Merah Putih dan perayaan tujuh belasan bukanlah monopoli Indonesia. Corak benderanya sama dengan corak bendera Kerajaan Monaco dan hari kemerdekaannya sama dengan hari proklamasi Republik Gabon (sebuah negara di Afrika Barat) yang merdeka 17 Agustus 1960.


Jakarta, tempat diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia dan kota tempat Bung Karno dan Bung Hatta berjuang, tidak memberi imbalan yang cukup untuk mengenang co-proklamator Indonesia. Sampai detik ini, tidak ada “Jalan Soekarno-Hatta” di ibu kota Jakarta. Bahkan, nama mereka tidak pernah diabadikan untuk sebuah objek bangunan fasilitas umum apa pun sampai 1985, ketika sebuah bandara diresmikan dengan memakai nama mereka.


Gelar Proklamator untuk Bung Karno dan Bung Hatta, hanyalah gelar lisan yang diberikan rakyat Indonesia kepadanya selama 41 tahun! Sebab, baru 1986 Permerintah memberikan gelar proklamator secara resmi kepada mereka.


Kalau saja usul Bung Hatta diterima, tentu Indonesia punya “lebih dari dua” proklamator. Saat setelah konsep naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia rampung disusun di rumah Laksamana Maeda, Jl Imam Bonjol no 1, Jakarta, Bung Hatta mengusulkan semua yang hadir saat rapat dini hari itu ikut menandatangani teks proklamasi yang akan dibacakan pagi harinya. Tetapi usul ditolak oleh Soekarni, seorang pemuda yang hadir. Rapat itu dihadiri Soekarno, Hatta dan calon proklamator yang gagal : Achmad Soebardjo, Soekarni dan Sajuti Melik. “Huh, diberi kesempatan membuat sejarah tidak mau”, gerutu Bung Hatta karena usulnya ditolak.


Perjuangan frontal melawan Belanda, ternyata tidak hanya menelan korban rakyat biasa, tetapi juga seorang menteri kabinet RI. Soepeno, Menteri Pembangunan dan Pemuda dalam Kabinet Hatta, merupakan satu-satunya menteri yang tewas ditembak Belanda. Sebuah ujung revolver, dimasukkan ke dalam mulutnya dan diledakkan secara keji oleh seorang tentara Belanda. Pelipis kirinya tembus kena peluru. Kejadian tersebut terjadi pada 24 Februari 1949 pagi di sebuah tempat di Kabupaten Nganjuk , Jawa Timur. Saat itu, Soepeno dan ajudannya sedang mandi sebuah pancuran air terjun.


Belum ada negara di dunia yang memiliki ibu kota sampai tiga dalam kurun waktu relatif singkat. Antara 1945 dan 1948, Indonesia mempunyai 3 ibu kota, yakni Jakarta (1945-1946), Yogyakarta (1946-1948) dan Bukittinggi (1948-1949).


Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia Jenderal Soedirman, pada kenyatannya tidak pernah menduduki jabatan resmi di kabinet RI. Beliau tidak pernah menjadi KSAD, Pangab, bahkan menteri pertahanan sekalipun!


Wayang ternyata memiliki simbol pembawa sial bagi rezim yang memerintah Indonesia. Betapa tidak, pada 1938-1939, Pemerintah Hindia Belanda melalui De Javasche Bank menerbitkan uang kertas seri wayang orang dan pada 1942, Hindia Belanda runtuh dikalahkan Jepang. Pada 1943, Pemerintah Pendudukan Jepang menerbitkan uang kertas seri wayang Arjuna dan Gatotkoco dan 1945, Jepang terusir dari Indonesia oleh pihak Sekutu. Pada 1964, Presiden Soekarno mengeluarkan uang kertas baru seri wayang dengan pecahan Rp 1 dan Rp 2,5 dan 1965 menjadi awal keruntuhan pemerintahannya menyusul peristiwa G30S/PKI.


Perintah pertama Presiden Soekarno saat dipilih sebagai presiden pertama RI, bukanlah membentuk sebuah kabinet atau menandatangani sebuah dekret, melainkan memanggil tukang sate !!! Itu dilakukannya dalam perjalanan pulang, setelah terpilih secara aklamasi sebagai presiden. Kebetulan di jalan bertemu seorang tukang sate bertelanjang dada dan nyeker (tidak memakai alas kaki). “Sate ayam lima puluh tusuk!”, perintah Presiden Soekarno. Disantapnya sate dengan lahap dekat sebuah selokan yang kotor. Dan itulah, perintah pertama pada rakyatnya sekaligus pesta pertama atas pengangkatannya sebagai pemimpin dari 70 juta jiwa lebih rakyat dari sebuah negara besar yang baru berusia satu hari.


Kita sudah mengetahui, hubungan antara Bung Karno dan Belanda tidaklah mesra. Tetapi Belanda pernah memberikan kenangan yang tak akan pernah dilupakan oleh Bung Karno. Enam hari menjelang Natal 1948, Belanda memberikan hadiah Natal di Minggu pagi, saat orang ingin pergi ke gereja, berupa bom yang menghancurkan atap dapurnya. Hari itu, 19 Desember 1948, ibu kota Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda.


Sutan Sjahrir, mantan Perdana Menteri RI pertama, menjadi orang Indonesia yang memiliki prestasi “luar biasa” dan tidak akan pernah ada yang menandinginya. Waktu beliau wafat 1966 di Zurich, Swiss, statusnya sebagai tahanan politik. Tetapi waktu dimakamkan di Jakarta beberapa hari kemudian, statusnya berubah sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Sumber :
http://sejarahbangsaindonesia.wordpress.com/2011/04/09/sejarah-unik-republik-indonesia/
Pramudya Ksatria Budiman indonesia

Prifil Soekarno / Bung Karno

Latar belakang dan pendidikan

Soekarno lahir 06 Juni 1901 di Surabaya dari pasangan Sukemi Sosrodihardjo(seorang guru) dan Ida ayu Nyoman Rai(bangsawan Bali) yang lebih dikenal Idayu. Mula-mula namanya Koesnososro Soekarno, tetapi karena sering sakit waktu kecil, kemudian di panggil Soekarno saja.

Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya di Tulungagung, Jawa Timur. Pada usia hampir 13 tahun, Soekarno tamat sekolah Dasar Bumiputera di Mojokerto,melanjutkan kesekolah dasar Belanda dan lulus pada usia 14 tahuN dengan sekaligus mengantungi ijazah ujian calon pegawai negeri rendahan. Pada usia 14 tahun, seorang kawan bapaknya yang bernama Oemar Said Tjokroaminoto mengajak Soekarno tinggal di Surabaya dan disekolahkan ke Hoogere Burger School (H.B.S.) di sana sambil mengaji di tempat Tjokroaminoto. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu. Soekarno kemudian bergabung dengan organisasi Jong Java (Pemuda Jawa).

Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung, dan tamat pada tahun 1925. Saat di Bandung, Soekarno berinteraksi dengan Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.

Jenjang Karier

Bersama-sama dengan sartono,anwari, samsi tilaar, sujdjadi , iskak tjokroadisuryo, budiarto tjipto mangunkusumo, dan sunario, tanggal 04 Juni 1927 mendirikan perserikatan Nasional Indonesia(PNI) yang kemudian diubah menjadi Partai Nasional Indonesia(PNI). Soekarno ditangkap di Yogyakarta 29 Desember 1929, ditahan dipenjara Banceuy, diadili tahun 1930 dengan pidato pembelaan diri Indonesia menggugat, divonis penjara 4 tahun di penjara Sukamiskin. Keluar dari penjara tahun 1932, aktivitasnya membakar semangat rakyat semakin besar . di tangkap lagi dadakan karena menyebarkan risalah Mencapai Indonesia Merdeka dan diasingkan ke ende Flores.

Selama 4 tahun dipengasingan ende , pada 14 Febuari 1938 dipindah ke Bengkulu. Tahun 1945 Soekarno dan Hatta sudah yakin jepang itu penjajah. Soekarno bersama Hatta mendirikan Putera(pusat tenaga Rakyat) karena jepang tahu maksudnya dibelokan untuk kemerdekaan. Seolah-olah simpati pada kemerdekaan jepang maendirikan Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) 28 Mei 1945. 17 Agustus 1945 teks Proklamasi di bacakan di kediaman Soekarno. Sehari setelah Indonesia merdeka, panitia persiapan kemerdekaan kemudian mengesahkan Soekarno sebagai presiden pertama RI dan Hatta sebagai Wapres.



Keluarga Soekarno

Istri :
  1. Oetari
  2. Inggit Garnasih
  3. Fatmawati
  4. Hartini
  5. Ratna Sari Dewi Soekarno (nama asli: Naoko Nemoto)
  6. Haryati


Putra-putri Soekarno :
  1. Guruh Soekarnoputra
  2. Megawati Soekarnoputri, Presiden Indonesia masa jabatan 2001-2004
  3. Guntur Soekarnoputra
  4. Rachmawati
  5. Sukmawati
  6. Taufan dan Bayu (dari istri Hartini)
  7. Kartika Sari Dewi Soekarno (dari istri Ratna Sari Dewi Soekarno)




Pramudya Ksatria Budiman indonesia , Soekarno

Perang Diponegoro

Perang Diponegoro adalah perang besar dan menyeluruh berlangsung selama lima tahun (1825-1830) yang terjadi di Jawa, Hindia Belanda (sekarang Indonesia), antara pasukan Belanda di bawah pimpinan Jendral De Kock[1] melawan penduduk pribumi Indonesia dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro. Berdasarkan dokumen-dokumen Belanda yang dikutip oleh ahli sejarah, perang ini menewaskan sekitar 200.000 orang warga pribumi. Sementara korban tewas di pihak Belanda berjumlah 8.000.

Perang Diponegoro merupakan salah satu pertempuran terbesar yang pernah dialami oleh Belanda selama masa pendudukannya di Nusantara. Peperangan ini terjadi secara menyeluruh wilayah Jawa, sehingga disebut Perang Jawa.

 Setelah kekalahannya dalam Peperangan era Napoleon di Eropa, pemerintah Belanda yang berada dalam kesulitan ekonomi berusaha menutup kekosongan kas mereka dengan memberlakukan berbagai pajak di wilayah jajahannya, termasuk di Hindia Belanda. Selain itu, mereka juga melakukan monopoli usaha dan perdagangan untuk memaksimalkan keuntungan. Pajak-pajak dan praktek monopoli tersebut amat mencekik rakyat Indonesia yang ketika itu sudah sangat menderita.Banyak hasil bumi diambil oleh Belanda.

Untuk semakin memperkuat kekuasaan dan perekonomiannya, Belanda mulai berusaha menguasai kerajaan-kerajaan lain di Nusantara, salah satu di antaranya adalah Kerajaan Yogyakarta. Ketika Sultan Hamengku Buwono IV wafat, kemenakannya, Sultan Hamengku Buwono V yang baru berusia 3 tahun, diangkat menjadi penguasa. Akan tetapi pada prakteknya, pemerintahan kerajaan dilaksanakan oleh Patih Danuredjo, seseorang yang mudah dipengaruhi dan tunduk kepada Belanda. Belanda dianggap mengangkat seseorang yang tidak sesuai dengan pilihan/adat keraton.

Pada pertengahan bulan Mei 1825, pemerintah Belanda yang awalnya memerintahkan pembangunan jalan dari Yogyakarta ke Magelang lewat Muntilan, mengubah rencananya dan membelokan jalan itu melewati Tegalrejo. Rupanya di salah satu sektor, Belanda tepat melintasi makam dari leluhur Pangeran Diponegoro. Hal inilah yang membuat Pangeran Diponegoro tersinggung dan memutuskan untuk mengangkat senjata melawan Belanda. Ia kemudian memerintahkan bawahannya untuk mencabut patok-patok yang melewati makam tersebut. Namun Belanda tetap memasang patok-patok tersebut bahkan yang sudah jatuh sekalipun. Karena kesal, Pangeran Diponegoro mengganti patok-patok tersebut dengan tombak.

Belanda yang mempunyai alasan untuk menangkap Pangeran Diponegoro karena dinilai telah memberontak, pada 20 Juli 1825 mengepung kediaman beliau. Terdesak, Pangeran beserta keluarga dan pasukannya menyelamatkan diri menuju barat hingga Desa Dekso di Kabupaten Kulonprogo, dan meneruskan ke arah selatan hingga tiba di Goa Selarong yang terletak lima kilometer arah barat dari Kota Bantul. Sementara itu, Belanda —yang tidak berhasil menangkap Pangeran Diponegoro— membakar habis kediaman Pangeran.

Pangeran Diponegoro kemudian menjadikan Goa Selarong, sebuah goa yang terletak di Dusun Kentolan Lor, Guwosari Pajangan Bantul, sebagai basisnya. Pangeran menempati goa sebelah Barat yang disebut Goa Kakung, yang juga menjadi tempat pertapaan beliau. Sedangkan Raden Ayu Retnaningsih (selir yang paling setia menemani Pangeran setelah dua istrinya wafat) dan pengiringnya menempati Goa Putri di sebelah Timur.

Setelah penyerangan itu, dimulailah sebuah perang besar yang akan berlangsung 5 tahun lamanya. Di bawah kepemimpinan Diponegoro, rakyat pribumi bersatu dalam semangat "Sadumuk bathuk, sanyari bumi ditohi tekan pati"; sejari kepala sejengkal tanah dibela sampai mati. Selama perang, sebanyak 15 dari 19 pangeran bergabung dengan Diponegoro. Perjuangan Diponegoro dibantu Kyai Maja yang juga menjadi pemimpin spiritual pemberontakan. Dalam perang jawa ini Pangeran Diponegoro juga berkoordinasi dengan I.S.K.S. Pakubowono VI serta Raden Tumenggung Prawirodigdoyo Bupati Gagatan.

Pertempuran terbuka dengan pengerahan pasukan-pasukan infantri, kavaleri dan artileri (yang sejak perang Napoleon menjadi senjata andalan dalam pertempuran frontal) di kedua belah pihak berlangsung dengan sengit. Front pertempuran terjadi di puluhan kota dan desa di seluruh Jawa. Pertempuran berlangsung sedemikian sengitnya sehingga bila suatu wilayah dapat dikuasai pasukan Belanda pada siang hari, maka malam harinya wilayah itu sudah direbut kembali oleh pasukan pribumi; begitu pula sebaliknya. Jalur-jalur Iogistik dibangun dari satu wilayah ke wilayah lain untuk menyokong keperluan perang. Berpuluh-puluh kilang mesiu dibangun di hutan-hutan dan di dasar jurang. Produksi mesiu dan peluru berlangsung terus sementara peperangan sedang berkecamuk. Para telik sandi dan kurir bekerja keras mencari dan menyampaikan informasi yang diperlukan untuk menyusun strategi perang. Informasi mengenai kekuatan musuh, jarak tempuh dan waktu, kondisi medan, curah hujan menjadi berita utama; karena taktik dan strategi yang jitu hanya dapat dibangun melalui penguasaan informasi.

Serangan-serangan besar rakyat pribumi selalu dilaksanakan pada bulan-bulan penghujan; para senopati menyadari sekali untuk bekerjasama dengan alam sebagai "senjata" tak terkalahkan. Bila musim penghujan tiba, gubernur Belanda akan melakukan usaha-usaha untuk gencatan senjata dan berunding, karena hujan tropis yang deras membuat gerakan pasukan mereka terhambat. Penyakit malaria, disentri, dan sebagainya merupakan "musuh yang tak tampak", melemahkan moral dan kondisi fisik bahkan merenggut nyawa pasukan mereka. Ketika gencatan senjata terjadi, Belanda akan mengonsolidasikan pasukan dan menyebarkan mata-mata dan provokator mereka bergerak di desa dan kota; menghasut, memecah belah dan bahkan menekan anggota keluarga para pengeran dan pemimpin perjuangan rakyat yang berjuang dibawah komando Pangeran Diponegoro. Namun pejuang pribumi tersebut tidak gentar dan tetap berjuang melawan Belanda.

Pada puncak peperangan, Belanda mengerahkan lebih dari 23.000 orang serdadu; suatu hal yang belum pernah terjadi ketika itu di mana suatu wilayah yang tidak terlalu luas seperti Jawa Tengah dan sebagian Jawa timur dijaga oleh puluhan ribu serdadu. Dari sudut kemiliteran, ini adalah perang pertama yang melibatkan semua metode yang dikenal dalam sebuah perang modern. Baik metode perang terbuka (open warfare), maupun metode perang gerilya (guerrilla warfare) yang dilaksanakan melalui taktik hit and run dan penghadangan (Surpressing). Perang ini bukan merupakan sebuah tribal war atau perang suku. Tapi suatu perang modern yang memanfaatkan berbagai siasat yang saat itu belum pernah dipraktekkan. Perang ini juga dilengkapi dengan taktik perang urat syaraf (psy-war) melalui insinuasi dan tekanan-tekanan serta provokasi oleh pihak Belanda terhadap mereka yang terlibat langsung dalam pertempuran; dan kegiatan telik sandi (spionase) di mana kedua belah pihak saling memata-matai dan mencari informasi mengenai kekuatan dan kelemahan lawannya.

Pada tahun 1827, Belanda melakukan penyerangan terhadap Diponegoro dengan menggunakan sistem benteng sehingga Pasukan Diponegoro terjepit. Pada tahun 1829, Kyai Modjo, pemimpin spiritual pemberontakan, ditangkap. Menyusul kemudian Pangeran Mangkubumi dan panglima utamanya Alibasah Sentot Prawirodirjo menyerah kepada Belanda. Akhirnya pada tanggal 28 Maret 1830, Jenderal De Kock berhasil menjepit pasukan Diponegoro di Magelang. Di sana, Pangeran Diponegoro menyatakan bersedia menyerahkan diri dengan syarat sisa anggota laskarnya dilepaskan. Maka, Pangeran Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Manado, kemudian dipindahkan ke Makassar hingga wafatnya di Benteng Rotterdam tanggal 8 Januari 1855.

Berakhirnya Perang Jawa merupakan akhir perlawanan bangsawan Jawa. Perang Jawa ini banyak memakan korban dipihak pemerintah Hindia sebanyak 8.000 serdadu berkebangsaan Eropa, 7.000 pribumi, dan 200.000 orang Jawa. Sehingga setelah perang ini jumlah penduduk Yogyakarta menyusut separuhnya. Mengingat bagi sebagian orang Kraton Yogyakarta Diponegoro dianggap pemberontak, sehingga konon anak cucunya tidak diperbolehkan lagi masuk ke Kraton, sampai kemudian Sri Sultan Hamengkubuwono IX memberi amnesti bagi keturunan Diponegoro, dengan mempertimbangkan semangat kebangsaan yang dipunyai Diponegoro kala itu. Kini anak cucu Diponegoro dapat bebas masuk Kraton, terutama untuk mengurus silsilah bagi mereka, tanpa rasa takut akan diusir.

Perang Diponegoro dan Perang Padri
Di sisi lain, sebenarnya Belanda sedang menghadapi Perang Padri di Sumatera Barat. Penyebab Perang Paderi adalah perselisihan antara Kaum Padri (alim ulama) dengan Kaum Adat (orang adat) yang mempermasalahkan soal agama Islam, ajaran-ajaran agama, mabuk-mabukan, judi, maternalisme dan paternalisme. Saat inilah Belanda masuk dan mencoba mengambil kesempatan. Namun pada akhirnya Belanda harus melawan baik kaum adat dan kaum paderi, yang belakangan bersatu. Perang Paderi berlangsung dalam dua babak: babak I antara 1821-1825, dan babak II.

Untuk menghadapi Perang Diponegoro, Belanda terpaksa menarik pasukan yang dipakai perang di Sumatera Barat untuk menghadapi Pangeran Diponegoro yang bergerilya dengan gigih. Sebuah gencatan senjata disepakati pada tahun 1825, dan sebagian besar pasukan dari Sumatera Barat dialihkan ke Jawa. Namun, setelah Perang Diponegoro berakhir (1830), kertas perjanjian gencatan senjata itu disobek, dan terjadilah Perang Padri babak kedua. Pada tahun 1837 pemimpin Perang Paderi, Tuanku Imam Bonjol akhirnya menyerah. Berakhirlah Perang Padri.
Pramudya Ksatria Budiman indonesia

Berwisata di Kota Ngapak

Berwisata di Kota Ngapak

Alun Alun Purwokerto
Purwokerto Malam Hari

Kota Purwokerto, yang biasa disebut kota “Ngapak” merupakan salah satu kota berkembang di Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis, kota Purwokerto berada di daerah dataran tinggi karena letaknya persis berada di kaki Gunung Slamet, gunung terbesar se Jawa Tengah. Karena berada di daerah dataran tinggi, daerah Purwokerto memiliki udara yang sejuk, apalagi saat pagi hari.

Meskipun Purwokerto hanyalah sebatas Ibukota Kabupaten, akan tetapi kota ini digolongkan sebagai Ibukota Kabupaten yang maju dan perkembangannya dari tahun ke tahun tergolong pesat. Sebagai indikatornya adalah hampir semua fasilitas hadir di kota ini dari mulai Pusat Perbelanjaan, Restoran cepat saji, Pusat Pertokoan, Sarana Olahraga, Pusat Wisata Kuliner, Hotel berbintang (kelas Internasional), Sarana Rekreasi Keluarga, Pusat Pelayanan Kesehatan, dan lain sebagainya.
Masjid Agung Purwokerto
Masjid Agung Purwokerto

Purwokerto dikenal sebagai kota transit karena letaknya berada ditengah-tengah antara kota-kota besar misalnya antara Bandung-Yogyakarta, Jakarta-Yogyakarta, Bandung-Semarang, dan lain sebagainya. biasanya orang yang akan melalukan perjalanan antar kota besar tersebut meluangkan waktunya untuk transit beristirahat atau berwisata di kota ini.

Menurut saya, obyek wisata yang paling terkenal se Purwokerto adalah objek wisata Baturaden. Disana hawanya sangat sejuk, meski siang hari sekalipun.
Untuk informasi booking hotel, anda bisa menuju ke VoucherHotel.Com

Obyek Wisata Baturaden
Obyek Wisata Baturaden

Banyak orang yang merasa betah tinggal dikota ini, dengan alasan:
1. Aman
  Jarang sekali terjadi tindakan kriminal seperti perampokan, pembunuhan dll.
2. Nyaman
  Kota ini terbilang besar dan luas, tetapi bebas dari macet 
3. Alami
  Kebudayaannya masih kental, terutama budaya ebeg (kuda lumping)
4. Lengkap
  Fasilitas tergolong lengkap, mau cari apa aja disini ada!
5. Sejuk
  Seperti yang saya jelaskan di paragraf atas, udaranya sangat sejuk
6. Bersih
  Udaranya masih bersih, terhindar dari polusi udara
7. Murah
   Ini yang paling dicari, biaya hidupnya murah :D

Untuk menuju kota Purwokerto ada berbagai pilihan, diantaranya:
·                     Kereta Api
·                     Bis Antar Kota
·                     Angkutan Antar Jemput (Travel)

Oya, kota purwokerto juga dikenal sebagai kota satria lho! Yang artinya :
Sejahtera, Adil, Tertib, Rapi, Indah dan Aman

Tulisan ini merupakan bagian dari travel blog contest VoucherHotel.com
Pramudya Ksatria Budiman indonesia , Wisata

Menpora Minta Piala Sudirman Dibawa Pulang


SEMARANG, Solopos.com – Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, meminta para atlet bulu tangkisn Indonesia berusaha sebaik mungkin saat tampil pada Piala Sudirman di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala lumpur, Malaysia, 19-26 Mei mendatang. Roy berharap Piala Sudirman, yang selama ini dikuasai Korea Selatang dan China, bisa dibawa pulang.
“Kami berharap atlet-atlet terbaik kita mampu merebut kembali Sudirman Cup. Mohon doa restunya,” kata Menpora Roy Suryo di sela diskusi kepemudaan bertajuk Peran Pemuda dan Mahasiswa Dalam Pembangunan Karakter Bangsa di Universitas Semarang, Rabu (15/5/2013).
Selama Piala Sudirman berlangsung, Indonesia hanya mampu memenanginya sekaliu. Saat itu Indonesia, yang tampil sebagai tuan rumah, mengalakan Korea Selatan 3-2, pada 24-29 Mei 1989.
Menurut dia, melihat persiapan atlet yang telah dilakukan, pihaknya optimistis hasil terbaik bisa diraih.
“Sudah saatnya kita bangkit kembali menjadi yang terbaik,” kata pria yang juga ahli telematika itu.
Untuk menghadapi Piala Sudirman, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah menyiapkan 19 pemain terbaik saat ini. Atlet yang diberangkatkan di antaranya Lindaweni Fanetri, Aprilia Yuswandari, Bellatrix Manuputty, Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, Angga Pratama, Rian Agung Saputro, Muhammad Ahsan, Hendra Setiawan, Greysia Polii, Lilyana Natsir, Tontowi Ahmad, Muhammad Rijal, Debby Susanto, Fran Kurniawan Teng.
Tim Piala Sudirman Indonesia yang sudah bertolak menuju Kuala Lumpur juga diperkuat tim pendukung yang terdiri atas dokter, psikolog, fisioterapis, nutrisionis, hingga ahli pijat serta empat pemain di luar tim inti.
Pertandingan dua tahunan yang tidak memperebutkan hadiah uang ini merupakan ajang untuk mengumpulkan poin peringkat IBF. Sepanjang sejarahnya hanya enam negara yang telah berhasil mencapai babak semifinal Piala Sudirman yakni Indonesia, Korea Selatan, Inggris, Malaysia, China, dan Denmark.
Sementara dari enam negara yang masuk semifinal, Korea Selatan dan China-lah yang paling banyak meraih kemenangan. Korea menang sebanyak tiga kali dan China mampu merebut gelar Piala Sudirman sebanyak delapan kali.
Adapun nomor yang akan dipertandingkan pada Piala Sudirman 2013 di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala lumpur, Malaysia adalah tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri serta ganda campuran.

Janji Tampil Maksimal
Sementara itu, Tim Piala Sudirman Indonesia berjanji bakal menunjukkan penampilan terbaiknya. “Saya siap tampil yang terbaik,” kata pemain tunggal putri Linda Wenifanetri sebelum terbang ke Kuala Lumpur, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu.
Pemain peringkat 15 dunia itu optimistis bisa mengambil poin dari Tim India meskipun di atas kertas peringkatnya masih dibawah tunggal terbaik India, Saina Nehwal. Kalau peluang lawan India, saya optimistis. Pelatih juga sudah menyiapkan strategi. Kalau hitungan ranking saya memang kalah tetapi kalau sudah di lapangan atmosfernya pasti beda,” tutur Linda.
Linda bersama 17 pemain lain dan tim ofisial bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia hari ini pukul 11.00 WIB dengan menggunakan maskapai penerbangan Malaysia Airlines. Untuk menunjang kondisi dan performa atlet yang akan bertanding, PBSI juga membawa tim pendukung yang terdiri atas dokter, psikolog, fisioterapis, nutrisionis, hingga ahli pijat. Selain itu, empat pemain diluar tim juga diboyong untuk menjadi mitra tanding atau sparing partner pemain selama persiapan sebelum pertandingan, antara lain Agripina Prima, Barry Angriawan, Shendy Puspa, dan Komala Dewi.
Pemain masih akan latihan ringan di sana. Maka disiapkan sparing partner juga,” jelas Kasubid Humas dan Sosial Media, Ricky Soebagdja.
Pramudya Ksatria Budiman indonesia , sudirman cup

Skuad Sudirman Cup 2013 Grup 1D (Denmark, Jepang, Singapura)

1. Skuad Sudirman Denmark 2013 (Unggulan 2)


2. Skuad Sudirman Jepang (Unggulan 5)

3. Skuad Sudirman Singapura (Unggulan 11)


PREDIKSI: Progress ke Perempatfinal dimiliki Denmark dan Jepang

1. Skuad Sudirman Cup 2013 Grup 1A (China, Indonesia, India)
2. Skuad Sudirman Cup 2013 Grup 1B (Thailand, Korea, Hong Kong)
3. Skuad Sudirman Cup 2013 Grup 1C (Malaysia, German, Taipei)

>> JADWAL SUDIRMAN CUP 2013 <<
Pramudya Ksatria Budiman indonesia , news , sudirman cup

Skuad Sudirman Cup 2013 Grup 1A (China, Indonesia dan India)

1. Skuad Sudirman China 2013 (Unggulan 1)


2. Skuad Sudirman Indonesia 2013 (Unggulan 7)


3. Skuad Sudirman India 2013 (Unggulan 10)


PREDIKSI: China dan Indonesia progress ke Perempatfinal

2. Skuad Sudirman Cup 2013 Grup 1B (Thailand, Korea, Hong Kong)
3. Skuad Sudirman Cup 2013 Grup 1C (Malaysia, German, Taipei)
4. Skuad Sudirman Cup 2013 Grup 1D (Denmark, Jepang, Singapura)

>> JADWAL SUDIRMAN CUP 2013 << 
Pramudya Ksatria Budiman indonesia , news , sudirman cup

BRAVO!! Indonesia Juara Umum di Malaysia GP Gold 2013

Setelah berhasil ciptakan All Indonesian Final Ganda Putri dan berhasil menjadi JUARA UMUM, berikut jadwalnya dan streaming disini: http://goo.gl/sPuyA

Ganda Putri FINAL: Pia Zebadiah/Rizki Amelia[1/INA] vs [INA]Aprilsasi Putri/Vita Marissa 21-17 16-21 21-17

Tunggal Putra FINAL: Soon Huat Goh[MAS] vs [INA/12]Alamsyah Yunus 21-10 9-21 19-21

Tunggal Putri FINAL: Sindhu P. V[1/IND] vs [SIN/5]Juan Gu 21-17 17-21 21-19

Ganda Putra FINAL: KKK/TBH[1/MAS] vs [MAS/3]V Shem/Khim Wah 20-22 15-21

Ganda Campuran FINAL: Praveen Jordan/Vita Marissa[INA] vs [MAS/4]Aik Quan Tan/Pei Jing 20-22 21-13 21-17

ini dia Streaming Malaysia GPG 2013 (klik link salah satu):

Low Video: http://goo.gl/sPuyA (FREE, banyak iklan klo klik jangan sembarangan klik-lah TANDA "X" dengan benar)

Beginilah Prediksi Skuad Sudirman Cup Indonesia 2013

PBSI meralat soal target di Sudirman Cup 2013, melihat kekuatan setiap negara yang merata kemudian Tim Sudirman Indonesia berada dalam grup "Neraka" maka PBSI menargetkan masuk SEMIFINAL.
Menurut @butangkisRI beginilah Skuad Sudirman RI yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri:
PUTRA:
1. Sony Dwi Kuncoro
2. Tommy Sugiarto
3. Simon Santoso
4. Hayom Rumbaka
5. Moh. Ahsan
6. Hendra Setiawan
7. Angga Pratama
8. Rian Agung
9. Tontowi Ahmad
10. M. Rijal
PUTRI:
1. Lindaweni Fanetri
2. Adriyanti Firdasari
3. Aprilia Yuswandari
4. Belaetrix Manuputty
5. Della Destiara
6. Suci
7. Anneke Feinya
8. Nitya Krishinda
9. Liliyana Natsir
10. Debby Susanto
Atau akankah PBSI menurunkan Junior mengingat target Sudirman Cup 2013 adalab Semifinal dan siapakah menurut kalian Skuad inti Sudirman RI???

[VIDEO] Hattrick Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di India Superseries 2011- 2013

BAGAIMANAKAH Hattrick di India Open diciptakan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir?? Simak video Final India Open 2011, 2012 dan 2013!! Jaya INDONESIA.....

Final 2011 (1 Mei)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [4][INA] vs [INA][3] Fran Kurniawan/Pia Zebadiah B
21-18 23-21


-------------------------------------------------------------------

Final 2012  (29 April)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [2][INA] vs [THA][5] Sudket P/Saralee T
21-16 12-21 21-14



-------------------------------------------------------------------

Final 2013 (28 April)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [1][INA] vs [KOR] Ko Sung Hyun/Kim Ha Na
21-16 21-13



Video youtube uploaded by:  Ikerina Mayopu & BWF Official Channel

[VIDEO] Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Mulai QF - Juara di India Open Super Series 2013

Inilah perjalanan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dari perempatfinal sampai di babak untuk mempertahankan gelar sekaligus mencetak hattrick!!

Perempatfinal vs [KOR]Shin Baek Choel/ Jang Ye Na Skor: 21-18 21-16




Semifinal vs [POL][5]Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba Skor:  21-5 21-10


FINAL vs [KOR]Sung Hyun Ko/Ha Na Kim Skor:  21-16 21-13



Uploaded by: Badminton World Federation on YouTube
Pramudya Ksatria Budiman artikel , indonesia , super series , video

STREAMING FINAL India Open Super Series

Ayo!! Dukung Indonesia di Final India Open Super Series 2013, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, tayang di MNC Sport 2 channel 102 atau Streaming (pkl 16.30WIB):

Video Streaming Kualitas tinggi disini: http://j.mp/ZPv5a6

Video Streaming Kualitas rendah: http://j.mp/ZpaUjM (tunggu iklannya sampe ilang JANGAN KLIK APAPUN!)

DUKUNG INDONESIA!! Follow us on twitter: @bulutangkisRI


Pramudya Ksatria Budiman indonesia , super series , television

STREAMING Semifinal India Open Super Series 2013

AYO!! Dukung Indonesia di Semifinal, silakan Stremaing dibawah ini:

Lapangan 1: http://j.mp/Zpb0Id (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir)

Lapangan 2: http://j.mp/ZpaUjM (Angga/Ryan dan Aprilia)

follow us: @bulutangkisRI 
Pramudya Ksatria Budiman indonesia , super series , television

Hasil Perempatfinal India Open Super Seris 2013

Berikut hasil pertandingan babak perempat final Turnamen Bulu Tangkis India Terbuka di New Delhi pada Jumat, seperti dilaporkan AFP:


Tunggal Putra

Lee Chong Wei (Malaysia/1) mengalahkan H.S. Prannoy (India) 21-14, 21-19

Boonsak Ponsana (Thailand/7) mengalahkan V. Gurusaidutt (India) 21-12, 11-21, 21-12

Anand Pawar (India) mengalahkan Ajay Jayaram (India) 21-6, 21-16

Kenichi Tago (Jepang/6) mengalahkan Sai Praneeth (India) 21-17, 19-21, 21-11



Tunggal Putri

P.V. Sindhu (India/8) mengalahkan Yui Hashimoto (Jepang) 21-16, 21-16

Aprilla Yuswandari (Indonesia) mengalahkan Nichaon Jindapon (Thailand) 18-21, 21-16, 21-18

Ratchanok Intanon (Thailand/3) mengalahkan Arundhati Pantawane (India) 14-21, 21-7, 21-16

Juliane Schenk (Jerman/2) mengalahkan Bae Yeon Ju (Korsel x5) 21-17, 21-13



Ganda Putra

Liu Xiaolong/Qiu Zihan (China/8) mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark/1) 21-19, 21-19

Kim Ki Jung/Kim Sa Rang (Korsel/5) mengalahkan Kien Keat Koo/Boon Heong Tan (Malaysia/2) 21-19, 21-14

Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae (Korsel/3) mengalahkan Maneepong Jongjit/Nipitphon Puangpuapech (Thailand) 22-20, 21-19

Angga Pratama/Ryan Agung Saputra (Indonesia) mengalahkan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (Jepang/4) 24-22, 19-21, 21-16



Ganda Putri

Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl (Denmark/2) mengalahkan Lok Yan Poon/Ying Suet Tse (Hong Kong/6) 21-9, 19-21, 21-18

Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna (Jepang/4) mengalahkan Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand/5) 21-13, 29-27

Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang/1) mengalahkan Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah (Indonesia) 21-17, 21-15

Jang Ye Na/Kim So Young (Korsel) mengalahkan Jung Kyung Eun/Kim Ha Na (Korsel/3) 21-16, 17-21, 21-17



Ganda Campuran

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia/1) mengalahkan Shin Baek Choel/Jang Ye Na (Korsel) 21-18, 21-16

Ko Sung Hyun/Kim Ha Na (Korsel) mengalahkan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati (Indonesia/7) 19-21, 21-19, 21-12

Chris Adcock/Gabrielle White (Inggris/8) mengalahkan Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (Thailand x4) 19-21, 21-11, 21-15

Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba (Polandia/5) mengalahkan Peng Soon Chan/Liu Ying Goh (Malaysia/3) 21-13, 21-18
Pramudya Ksatria Budiman indonesia , news , result , super series

7 Wanita Berpengaruh di Dunia Olahraga Indonesia

Dalam memperingati Hari Kartini 21 April, Tim Bulutangkis RI Media mengadakan survey dan inilah dia 7 Wanita Berpengaruh di Dunia Olahraga Indonesia:

1. Susi Susanti (Bulutangkis)
2. Liliyana Natsir (Bulutangkis)
3. Rita Subowo (Ketua Komite Olimpiade Indonesia)
4. Raema Lisa Rumbewas (Angkat Besi)
5. Maria Kristin Yulianti (Bulutangkis)
6. Yayuk Basuki (Tenis)
7. Lilies Handayani (Panahan)

Mari kita bahas satu-satu siapakah 7 Wanita Berpengaruh bagi Dunia Bulutangkis Indonesia, semoga menginpirasi kita semua, contohlah mereka yang berprestasi bagi Bangsanya!

1. Susi Susanti (Bulutangkis)
Susi Susanti saat masih aksi dilapangan
Siapa yang tak mengenal satu wanita ini, se-antero Indonesia 99% kalau ditanya nama Susi Susanti pasti bakalan jawab BULUTANGKIS, yup inilah Susi Susanti, wanita peraih Medali Emas Olimpiade pertama bagi negara Indonesia, lahir di Tasikmalaya, 11 Febuari 1971 memualai karir nya di bulutangkis sangat muda, bahkan belum ada yang bisa mengalahkannya sebagai wanita termuda yang meraih gelar All England pada usianya yang ke-19.

2. Liliyana Natsir (Bulutangkis)
Liliyana Natsir
Seseorang yang diberi pilihan antara sekolah dan karirnya, kemudian namanya menjadi begitu hebat di Indonesia berkat kerja kerasnya mempersembahkan banyak gelar juara bagi Negara. Inilah Liliyana Natsir menempati urutan ke-2 Wanita Berpengaruh versi pemirsa. Lahir di Manado, 9 September 1985 sudah lantongi gelar dari mulai junior hingga 2x gelar All Engand (bersama Tontowi Ahmad). Walau tidak lahir dari keluarga atlet. Akan tetapi, sejak kecil dia punya bakat di bidang olahraga. Di sekolahnya, dahulu dia juga dikenal jago bermain basket. Kini Liliyana Natsir masih aktif membela tim bulutangkis Indonesia.

3. Rita Subowo (Ketua Komite Olimpiade Indonesia)
Rita Subowo
 Rita Sri Wahyusih Subowo menorehkan sejarah di bidang organisasi olahraga Indonesia. Perempuan kelahiran Jogjakarta 27 Juli 1948, itu terpilih sebagai Ketua Umum KONI 2007-2011 dan saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia, menempati urutan ke-3 pilihan pemirsa sebagai wanita berpengaruh bagi olahraga Indonesia. Sepak terjangnya selalu eksis menemani atlet Indonesia yang bertanding secara tim di event beregu international.

4. Raema Lisa Rumbewas (Angkat Besi)
Raema Lisa Rumbewas
Raema Lisa Rumbewas (lahir di Jayapura, 10 September 1980; umur 32 tahun) adalah seorang atlet putri angkat besi asal Indonesia. Ia berasal dari keluarga atlet. Ayahnya, Levi Rumbewas pernah menjadi binaragawan terbaik Indonesia. Sementara ibunya, Ida Korwa juga seorang lifter. Keluarga ini boleh disebut perintis angkat besi di Papua.
Lisa menempati urutan ke-4 sebagai wanita berpengaruh di olahraga RI versi permirsa pernah berlaga di Olimpiade Athena 2004 mendapat medali perak untuk kategori angkat besi putri, kelas 53 kg Grup A. Sebelumnya ia pernah meraih medali perak di Olimpiade Sydney 2000. Selain itu ia juga mendapat medali serupa pada SEA Games XXI. Lisa memiliki permintaan yang sangat sederhana, ia hanya minta ditemani ibunya saat tanding di Olimpiade Beijing 2008.

5.Maria Kristin Yulianti (Bulutangkis)
Maria Krsitin
Prestasi terakhir yang dicapai pemain kelahiran Tuban, Jatim, 25 Juni 1985 tersebut adalah menjadi runner-up pada Russian White Nights Challenge 2011 sebelum menyatakan gantung raket akibat cidera berkepanjangan ): ): ): daaaan permisa @bulutangkisRI memilih Maria Kristin sebagai wanita berpengaruh bagi olahraga RI diurutan ke-5. Prestasi Terbaik yang pernah ia raih adalah membawa pulang medali Perunggul Olimpiade Beijing 2008 ditengah orang menganggap sebelah mata prestasi tunggal putri pada saat itu, dan Maria Kristin membuktikannya.


6. Yayuk Basuki (Tenis)
Yayuk Basuki kelahiran Yogyakarta 30 November 1970, prestasinya di Tenis tak boleh dianggap sebelah mata, wanita yang pernah menepati peringkat 19 Dunia versi WTA ini masuk sebagai wanita berpengaruh bagi olahraga Indonesia pilihan pemirsa urutan 6. Yayuk juga meraih empat kali medali emas SEA Games (1986, 1990, 1994, dan 1998). Yayuk Basuki tercatat sebagai anggota komisi pelatih pada badan tenis dunia (ITF) 2011-2013 dan sekarang juga mengelola petenis muda dalam wadah "Yayuk Basuki Tennis Academy". Nama Yayuk Basuki pernah masuk delapan besar Olimpiade Barcelona 1992.


7. Lilies Handayani (Panahan)
Trio Panahan RI di Olimpiade Seoul 1988

Lilies Handayani lahir  di Surabaya, 15 April 1969. Setelah tak lagi aktif menjadi atlet, Lilies dan suaminya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan mendirikan Surabaya Archery School (SAS), sekolah memanah untuk menjaring bibit-bibit atlet panahan muda sejak usia anak. SAS tidak menarik iuran dari para siswanya alias gratis! Meskipun fasilitasnyapun seadanya, berlatih menumpang di Lapangan KONI di  Kertajaya Indah, Surabaya. Bersama Nurfitriyana S. Lantang dan Kusuma Wardhani, Lilies Handayani mencetak sejarah besar bagi olahraga Indonesia, dimana tahun 1988 adalah medali pertama banget bagi kontingen Indonesia sejak 1952 Indonesia ikut Olimpiade, medali yang diraih adalah Perak.

I'M OLYMPIAN BECAUSE OF MY MOM
Selamat Hari Kartini, Wanita Indonesia adalah Inspirasi Kemajuan Bangsa Indonesia
Pramudya Ksatria Budiman artikel , indonesia , news

Indonesia Open Superseries Premier 2013 Turnamen Resmi Pertama di Dunia Bulutangkis Gunakan "Mata Elang"



Line calls System Technology pada Bulutangkis, di Indonesia Open 2013 pertama kali menggunakannya

Indonesia Open Superseries Premier 2013 akan memiliki sistem instan review dalam penentuan keabsahan mendaratnya bola shuttecock pertama kali dalam sejarah bulutangkis.

Sesuai dengan vote dari BWF Council minggu lalu yang menyetujui dan menyepakati untuk memperkenalkan sebuah tantangan baru dan memutuskan Indonesia Open bulan Juni akan menjadi debut pertama menggunakan Badminton Sistem Line Calls (sistem otomatis ketika ada keraguan wasit garis apakah bola/shuttlecock menyentuh garis atau mendarat di luar garis/Mata Elang seperti di Tennis).

Deputi Presiden BWF dan Kepala Komite Turnamen, Paisan Rangsikitpho, menjelaskan ini semua demi kemajuan BWF World Tournament dan bulutangkis khususnya.

Sistem Line Calls akan diujicoba pada Sudirman Cup di Kuala Lumpur (tidak dipublish dan dipamerkan di TV hanya ujicoba) dan setelah itu adalah menguji secara langsung (dipublish di layar raksasa stadion indoor dan TV) pada Indonesia Open Superseries Premier 2013 di Jakarta.

Papan Review cepat pada bola tennis dalam menentukan bola OUT/IN
Seperti gambar dibawah ini Live di TV dan ditampilkan pada layar raksasa didalam staidon pada pertandingan tennis:
hawk-eye memudahkan dalam mereview cepat bola tenis pada posisi out/in
BWF menjelaskan ini masih tahap percobaan jadi kemungkinan besar masih belum bisa diterapkan di semua turnamen BWF. BWF menekankan dengan digunakannya sistem line calls agar lebih “adil” ketika bola dihadapkan pada masalah keraguan OUT/IN.

Kepala Komisi Atlet BWF, Emma Mason juga senang dan berharap dengan digunakannya system cepat dalam me-review bola OUT/IN sangat penting bagi pemain dan khususnya bagi kemajuan bulutangkis internasional.

Jadi intinya, Indonesia Open 2013 akan menjadi turnamen resmi pertama yang menggunakan sistem review cepat (System Line Calls) di dunia bulutangkis.

sumber: bwfbadminton.org