Bukan Pakar SEO Ganteng

Showing posts with label national. Show all posts
Showing posts with label national. Show all posts

Jelang Piala Sudirman, Atlet Bulutangkis Disuntik Motivasi

Piala Sudirman
Sejumlah atlet nasional bulutangkis Indonesia menjalani sesi pemberian motivasi untuk meningkatkan kepercayaan diri menjelang turnamen Piala Sudirman, Mei mendatang di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Kunci untuk Piala Sudirman adalah mental. Preparasi mental di atas teknis, makanya saya ingin setiap minggu ada sesi khusus untuk bicara soal persiapan mental saja," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI), Gita Wirjawan, usai sesi Pemberian Motivasi dan Pencerahan di Pelatnas, Cipayung, Jakarta, Kamis (18/4).

Menurut Gita, persoalan belum tangguhnya mental para pemain Merah Putih tersebut bisa dilihat dari ajang Axiata Cup di Kuala Lumpur, pekan lalu. Tim Indonesia harus puas menduduki peringkat keempat.

"Ketika dalam posisi tertinggal, para pemain mengaku makin terbebani dan akhirnya tak mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik. Persoalan mental pemain inilah yang harus kita benahi," kata Gita. "Untuk bisa memenangi Piala Sudirman nanti, salah satunya, mental pemain harus dipersiapkan dengan optimal."

Selain Gita, para juara Olimpiade seperti Rexy Mainaky, Susi Susanti, dan Taufik Hidayat turut memberi motivasi kepada atlet Piala Sudirman lewat pengalaman mereka selama menjadi atlet kelas dunia.

sumber: bola.net
Pramudya Ksatria Budiman indonesia , national , news , sudirman cup

PB PBSI Gelar Olimpiade Bulutangkis

Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) mengagendakan untuk menggelar Olimpiade Bulutangkis antar Provinsi. Pesertanya adalah murid-murid di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.Ketua Umum PB PBSI, Gita Wirjawan mengatakan, tujuan mengadakan olimpiade Bulutangkis adalah untuk mencari atlet-atlet muda peBulutangkis Indonesia yang akan menggantikan peBulutangkis senior di kemudian hari.
"Rencananya olimpiade Bulutangkis akan dilangsungkan serentak di 33 Provinsi di Indonesia. Dimulai pada awal bulan Mei," ujar pria yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan itu ditemui di Jakarta pada Rabu (3/4/2013).
Menurut Gita Wirjawan, para peserta selain bertanding Bulutangkis, mereka juga akan beradu kecerdasan melalui lomba cerdas cermat.
"Jadi atlet Bulutangkis selain menguasai teknis permainan juga harus pintar secara akademik," katanya.
Gita Wirjawan berharap, melalui olimpiade Bulutangkis muncul atlet muda andalan yang bisa membawa prestasi bagi Bulutangkis Indonesia pada beberapa tahun mendatang.
"Bisa saja kita menemukan peBulutangkis andalan seperti Rudy Hartono dari daerah Manokwari ataupun Susi Susanti dari daerah Mamuju," harapnya.

*sumber: tribunnews

Pramudya Ksatria Budiman indonesia , national , news , olimpiade

Indonesia Lengser dari Puncak Klasemen Axiata Cup

Hasil imbang melawan All Star Asia membuat Indonesia digeser Thailand

Tim bulutangkis Indonesia harus tergusur dari puncak klasemen sementara babak penyisihan pertama Piala Axiata 2013 setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan "All Star" Asia di DBL Arena Surabaya, Minggu (24/3). Peringkat teratas kini ditempati Thailand yang mencukur Vietnam 4-0 dan berhasil mengumpulkan 13 poin, selisih 1 poin lebih banyak dibanding Indonesia.

Di hari terakhir itu, Asia All Star memberi kejutan ketika mampu menumbangkan dua nomor single andalan Indonesia. Aprilia Yuswandari yang digadang-gadang mampu melewati hadangan Yip Pui Yin nyatanya harus takluk dua set (14-21, 12-21).

Kesialan berlanjut ketika Simon Santoso yang kembali dimainkan setelah disimpan saat lawan Malaysia, harus menyerah dari aksi ngotot Lee Hyun Il dengan rubber set (19-21, 21-14, 17-21).

Beruntung masih ada ganda campuran peringkat delapan dunia Muhammad Rijal/Debby Susanto yang membuka asa. Melawan Tarun Kona/Ashwini Ponnapa, pertarungan ketat tiga set memuaskan ribuan suporter Indonesia. Rijal/Debby akhirnya mampu bangkit lagi setelah sempat kewalahan menghadapi pasangan dari India itu dengan skor 21-11, 19-21, 21-14.

Poin terakhir didapat ganda putra peringkat 13 dunia Angga Pratama-Ryan Saputro yang kembali dipasangkan setelah takluk sehari sebelumnya dari ganda putra Malaysia. Menghadapi pasangan gaek Bao Chun Lai/Zheng Bo, Angga/Ryan menang mudah 2-0 (21-12, 21-14).

Manajer Tim Indonesia Bambang Roedyanto mengatakan memang hasil ini di luar perkiraan sebelumnya. "Yah, mungkin puncak klasemen ditempati Thailand, ya. Ini juga memang di luar target kami yang mengincar kemenangan 3-1," kata Bambang usai pertandingan.

Menatap ke penyisihan selanjutnya pada tanggal 29 Maret melawan Thailand, All Star Eropa dan Filipina, Bambang mengatakan formasi pemain tim akan mengalami perubahan, karena persiapan pemain menuju Australia Terbuka dan Piala Sudirman, Mei 2013 di Malaysia.

"Ada Owi-Butet (Tontowi Yahya-Liliyana Natsir,-red) kemungkinan bisa main. Ada ganda putra Ahsan bisa main, tapi ada juga pemain yang sekarang main, minggu depan mulai persiapan ke Australia," ujarnya.

Bambang masih optimsitis Indonesia dapat mempertahankan gelar juara, melihat posisi Indonesia yang masih kuat dan belum memainkan formasi pemain utama.

"Sekarang kan di empat besar, tetap masuk ke semifinal," ujarnya. Karena itu, putaran kedua yang rencananya juga digelar di DBL Arena mulai 29-31 Maret, masih disikapi optimisme. 

Pramudya Ksatria Budiman indonesia , national , news , tournaments

AXIATA CUP 2013: Pecundangi Singapura 4-0, Indonesia Lanjutkan Tren Impresif

Simon Santoso
SURABAYA – Catatan impresif Indonesia terus berlanjut. Indonesia kembali meraih hasil superior di Axiata Cup 2013, setelah pada laga keduanya pada penyisihan grup membungkam Singapura dengan skor telak 4-0 di Surabaya, Jumat (22/3/2013).
Sebelumnya Indonesia juga meraih hasil sempurna pada laga pembukanya. Tim Merah-Putih sukses menghancurkan Vietnam juga dengan skor 4-0, Kamis (21/3/2013) kemarin.
Namun, kali ini langkah Indonesia tak semulus seperti saat menghancurkan Vietnam. Menghadapi Singapura, Indonesia sempat menghadapi perlawanan sengit.
Pada partai pertama, tunggal putri Indonesia, Linda Wenifanetri, bahkan harus melalui rubber game untuk mengalahkan jagoan Singapura, Xing Aiying, 21-17, 19-21, 21-18. Kemenangan Linda Weni tersebut membuat Indonesia unggul 1-0.
Pada partai kedua, tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, sukses mengandakan keunggulan Indonesia setelah mengalahkan Ashton Chen, secara straight game, 21-19, 21-14.
Pada partai ketiga yang menjadi penentuan, ganda campuran Indonesia, Muhammad Rijal/Debby Susanto, menghadapi perlawanan sengit dari wakil Singapura, Liu Yi/Yao Lei. Kendati demikian, juara Taipei Open Grand Prix Gold 2012 itu akhirnya mampu mengalahkan lawannya dengan secara rubber game, 21-14, 19-21, 21-14.
Pada partai keempat, meski sudah tak menentukan, wakil Indonesia tetap tampil maksimal. Ganda putra Angga Pratama/Rian Agung Saputro, melengkapi kemenangan Indonesia menjadi 4-0 setelah  menundukkan wakil Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Terry Yeo, 21-11, 23-21.
Terkait kemenangan timnya, manajer Indonesia, Bambang Roedyanto, mengaku senang. Kendati demikian, ia sedikit khawatir kondisi sebagaian pemainnya yang baru saja pulang mengikuti turnamen Swiss Open 2012.
“Beberapa pemain yang turun baru saja kembali dari Swiss, Rijal/Debby dan Angga/Rian masih agak capek dan mengantuk. Kemarin mereka sempat latihan di klub Jaya Raya Suryanaga” kata manajer Indonesia, Bambang Roedyanto, seusai pertandingan, dilansir Badmintonindonesia.org.
Selain kondisi para pemain gandanya, Bambang juga mengaku sempat khawatir dengan kondisi Linda Weni. Tunggal putri andalan Indonesia it sempat terpeleset saat menghadapi Xing Aiying di game pertama.
Namun setelah mendapatkan perawatan, Linda mengaku tak ada masalah dengan kondisinya saat ini.

“Game pertama saya kepeleset dan agak kaget saja, setelah main sudah dikompres dan tidak ada masalah. Sebelumnya memang sudah pernah bertemu dengan Xing dan ramai juga” ujar Linda.

sumber: Solopos

Berikut Result Day 2:
INA 1-0 SIN | Match 1 WS: Lindaweni Fanetri vs Xing Aiying 21-17 19-21 21-18
INA 2-0 SIN | Match 2 MS: Tommy Sugiarto vs Chen Yongzhao Ashton 21-19 21-14
INA 3-0 SIN | MATCH 3 XD: M. Rijal/Debby Susanto vs Liu Yi/Yao Lei 21-14 19-21 21-14
INA 4-0 SIN | Match 4 MD: Angga Pratama/Ryan Agung vs Danny Bawa/Yeo Zhao 21-11 23-21 
Pramudya Ksatria Budiman national , news , tournaments

Axiata Cup Jadi Pemanasan Sudirman Cup

Lindaweni Fanetri
bulutangkisRI.blogspot.com - Juara bertahan Indonesia menatap kompetisi sengit dengan tujuh tim mancanegara yang diperkuat pemain-pemain dunia di turnamen bulu tangkis beregu internasional Axiata Cup, 21 Maret-14 April 2013, Surabaya-Kuala Lumpur.
Indonesia menganggap persaingan dengan pemain-pemain dunia di Axiata Cup ini menjadi cukup penting karena predikat sebagai juara bertahan, dan ajang ini —yang akan digelar kedua kalinya— dapat dijadikan pemanasan untuk melihat kesiapan para pemain menjelang Piala Sudirman 19-26 Mei di Malaysia.
Pemain tunggal putra Indonesia Simon Santoso mengatakan siap bertanding dengan para pemain dari lima tim Asia Tenggara yakni Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, dan Filipina serta dua tim All Star Eropa dan Asia. Simon kini masih menunggu konfirmasi dari manajer tim Indonesia mengenai kepastian untuk berlaga di awal penyisihan Axiata Cup.
"Ini (Kejuaraan) tidak saya anggap hanya latihan biasa, tapi bisa juga jadi pemanasan untuk Sudirman Cup," ujar Simon saat dihubungi di Jakarta, Selasa (19/3/2013).

sumber: tribunnews
Pramudya Ksatria Budiman indonesia , national , tournaments

Flashback: Olimpiade Barcelona 1992

Inilah tahun kali pertama Cabang Bulutangkis dimainkan di Pesta Olahraga Terbesar di Dunia, Olimpiade. Sebanyak 36 negara ikut serta dengan total 177 atlet untuk cabang tepok bulu ini. Tepat di Pavelló de la Mar Bella, 4 Agustus seluruh bangsa Indonesia merayakan harunya atas prestasi dan medali Emas pertama bukan hanya untuk Kontingen Indonesia tapi Seluruh Rakyat Indonesia. Alan Budikusuma dan Susi Susanti dua pemuda Indonesia berhasil membawa nama bangsa Indonesia harum di Pesta Olahraga Terbesar se-Dunia, Olimpiade dan mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai orang pertama yang meraih Emas Olimpiade untuk Indonesia.

Susi Susansi dan Alan Budikusuma menahan haru raih Emas Olimpiade Barcelona 1992


Saat itu seluruh bangsa Indonesia menyaksikan Pengibaran Bendera Merah Putih di Barcelona, Spanyol yang tayang LIVE di TV Nasional. Komentator Alm. Ibu Minarni tak kuasa menahan haru saat Susi Susanti berada dipodium utama ketika Sang Saka dikibarkankan bersamaan dengan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang. (Mimin saat menulis ini juga gak kuasa haru sodara :')

Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku...
Disanalah aku berdiri jadi pandu ibuku...
Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku
Marilah kita berseru, Indonesia bersatu...

Sebelah kiri: Pengibaran Merah Putih Tunggal Putri, sebelah kanan Tunggal Putra


Huaaaaaa.... terharuuu :')

Kalo mau yuk simak Video dari Youtube dibawah ini,

http://goo.gl/bybLl << Tunggal Putra


http://goo.gl/r2CkV << Tunggal Putri

Pramudya Ksatria Budiman artikel , indonesia , national , olimpiade

Kedatangan Reony Mainaky Diundur

Reony, Rexy, dan Marleve (sc: Forum PB Djarum)
BIRMINGHAM, (PRLM).- Mantan pebulutangkis nasional Renony Mainaky memastikan baru akan bergabung dengan PB PBSI mulai tahun depan. Hal itu dikatakannya kepada “PRLM” pada turnamen bulu tangkis All England 2013 di Birmingham, Selasa.
Seperti diketahui, sejak kepengurusan PB PBSI yang baru di bawah Gita Wirjawan nama Reony Mainaky dimasukkan dalam barisan pelatih di Pelatnas PBSI di Cipayung.
Upaya untuk mendatangkan Reony yang selama ini menangani tim bulu tangkis Jepang sudah diupayakan. Namun pada saat terakhir beberapa waktu lalu pihak Jepang masih mempertahankan keberadaan Reony di negeri tersebut.
“Mereka pasti akan melepaskan saya ke Indonesia tahun depan. Tetapi tahun ini saya dan pihak Jepang telah menandatangani perpanjangan kontrak,” kata Reony.
Jika datang ke Indonesia, Reony dipastikan akan bergabung dengan saudaranya mantan pemain ganda nasional, Reaxy Mainaky.
Pramudya Ksatria Budiman artikel , national , news

Richard Pasangkan Meiliana dan Liliyana

Richard Mainaky
Palmerah, Wartakotalive.com - Pelatih nomor ganda campuran, Richard Mainaky, akan mencoba memasangkan Meliana Jauhari dan Liliyana Natsir untuk diturunkan di turnamen Piala Sudirman 2013 yang akan digelar 19 hingga 26 Mei mendatang.
Keputusan tersebut diambil Richard karena selama ini di nomor ganda putri hanya kedua pemain tersebut yang memiliki mental bertarung yang cukup baik.
Turnamen Piala Sudirman merupakan salah satu turnamen penting bagi PB PBSI yang harus dimenangkan tim Indonesia selain turnamen All England, Kejuaraan dunia dan SEA Games 2013. Untuk itu Richard mencoba merombak pasangan ganda putri Meiliana Jaugari/Greysia Polii yang selama ini dinilai prestasinya tidak berkembang.
"Pertimbangan saya memasangkan Meiliana dengan Liliyana adalah keduanya merupakan pemain senior yang telah memiliki jam terbang yang tinggi. Mereka juga memiliki mental bertanding yang kuat dan itu yang kami butuhkan di kompetisi sekelas Piala Sudirman," ujar Richard Mainaky yang saat ini menangani ganda campuran dan ganda putri hingga kedatangan Rionny Maniaky pada Maret mendatang.
Lebih lanjut Richard mengatakan bahwa dia masih akan melihat lagi penampilan pasangan ganda putri tersebut. Keduanya akan melakukan uji coba di turnamen Swiss Open Grand Prix Gold yang akan digelar 12-17 Maret.
Sementara itu Greysia Polii yang sebelumnya berpasangan dengan Meiliana akan dipasangkan dengan pemain yunior, Anggia Shita Awanda dan sudah diturunkan di turnamen Jerman Open Grand Prix Gold pada 26 Februari hingga 3 Maret serta berlaga di All England.
Dipisahkannya Meiliana Jauhari dengan Greysia Polii yang sudah berpasangan sejak 2010 itu dilakukan lantaran pasangan tersebut belum menunjukkan pencapaian yang maksimal. Prestasi terbaik pasangan tersebut hanya menjadi semifinalis Djarum Indonesia Open Superseries Premier dan Singapore Open Superseries 2012 serta finalis Taipei Open Grand Prix Gold 2011.
"Kita memang harus berani mengambil keputusan, daripada punya pasangan yang nanggung, lebih baik dipecah untuk menghasilkan yang lebih kuat," ujar Kasubid Pelatnas, Christian Hadinata seperti dikutip situs resmi PBSI.
Pramudya Ksatria Budiman artikel , national , news

Mencari Terobosan di Sektor Putri

Greysia Polii dan Meilana Jauhari saat tampil di Olimpiade 2012

BBC.com - Prestasi atlet bulutangkis putri sejak dekade tahun 1990-an belum ada lagi yang menonjol bahkan terus menunjukan penurunan.
Dominasi Indonesai di sektor putri tidak lagi mengerikan bagi negara bulutangkis di kawasan Asia bahkan untuk wilayah Asia Tenggara sekalipun.
    Indonesia bahkan harus mengakui keunggulan Thailand dalam perebutan medali emas di nomor bulutangkis beregu putri pada Sea Games le-26 tahun 2011 di Palembang. Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia mengakui ada banyak kesulitan untuk mengembalikan prestasi bulutangkis di sektor putri seperti di era Susi Susanti atau Sarwendah Kusumawardani.
    "Harus diakui bahwa keberadaan pemain putri kita baik ganda maupun tunggal masih belumlah kita bisa mencetak seperti seorang Susi Susanti, Sarwendah Kusumawardhani atau Mia Audina," kata Ketua Bidang Pelatihan Nasional Cipayung, Christian Hadinata. "Dari sisi perekrutan kita tetap mencari yang terbaik yang ada di Indonesia yang ada namun kualitas pemain saat ini tidak seperti Susi atau Mia."

Mencari terobosan

    Ketua PBSI Gita Wirjawan mengatakan dia telah menyiapkan strategi jangka panjang untuk mendorong munculnya prestasi di sektor putri salah satunya menciptakan iklim profesionalisme di kalangan atlet pelatnas.
"Rencana kita bukan untuk waktu satu atau dua minggu, rencana kita untuk dua, tiga ,empat dan lima tahun yang penting adalah semangat kelembagaan dan ditopang dengan profesional dan juga sistem kompensasi yang tepat," kata Gita.
   "Kalau ini diterapkan secara konsisten, saya percaya ngga alasan kita ngga bisa meraih kesuksesan di semua nomor."
    Gita juga menunjuk sejumlah nama untuk meningkatkan prestasi di sektor putri dengan menempatakan Liang Chiusia-mantan pelatih Mia Audina dan Susi Susanti- dan Sarwendah Kusumawardhani untuk menangani sektor tunggal putri.
   Sementara untuk menangani sektor ganda putri, posisi pelatih kepala dipercayakan kepada Reony Mainaky yang selama ini menangani tim putri Jepang. "Saya berharap dari pelatih-pelatih ini mereka bisa memaksimalkan prestasi yang ada saat ini, yang terpenting adalah bagaiimana menyiapkan program yang tepat untuk para pemain ini," kata Mantan atlet yang kini juga menjadi staf ahli di PBSI, Susi Susanti.
Pramudya Ksatria Budiman national , news , players

NEWS Flash All England 2013



1. Indonesia bidik tiga nomor di All England http://goo.gl/y8R3V | BBC Indonesia


2. Taufik Hidayat Tidak akan Ngotot di All England http://goo.gl/AxYRp | Tribunnews

3. Gagal di Jerman, Tommy Pede Hadapi All England http://goo.gl/oeu7j | Bola News

4. Ganda Owi/Butet Tumpuan di All England http://goo.gl/8GpM1 | Metro TV News

5. Skuad All England Indonesia Siap Tempur http://goo.gl/qH5Yk | Tribunnews

6. Liliyana: Mempertahankan Gelar Lebih Sulit http://goo.gl/nBR6x | Liputan 6

7. All England Is the Moment of Truth for Indonesian Duo Ahsan and Hendra http://goo.gl/JrMln | Jakarta Globe

8. Saina Nehwal leads a record Indian field in All England C'ship http://goo.gl/CSNyw | Indian Express

9. Adcock's All-England aim http://goo.gl/ewTN0 | Yahoo! Eurosport UK

10. Chong Wei to focus on All England http://goo.gl/oGDm1 | The Borneo Post

11. Kien Keat believes he is ready for glory at All-England http://goo.gl/NDGUi | The Star 
Pramudya Ksatria Budiman england , national , news , super series

[Jelang All England] Gita: Semua Bisa Menjadi Juara

SIAP MENTAL: Sony Dwi Kuncoro salah satu andalan Indonesia menghadapi All England
JPNN.COM, JAKARTA - Ketum PB PBSI Gita Wirjawan terus membakar semangat para pebulutangkis yang bakal berlaga di All England 2013. Gita menyatakan, semua pemain yang dikirimkan ke kejuaraan tersebut memiliki kans yang sangat besar untuk menjadi juara. Artinya, tidak ada peluang yang tertutup sebelum pertandingan berakhir.

"Siapa tahu nanti Sony Dwi Kuncoro yang juara. Atau juga Greysia Polii. Pemain lainnya juga sangat mungkin bisa," terang Gita. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan itu menambahkan, para atlet harus memiliki keyakinan untuk menjadi juara di All England. Dengan keyakinan yang besar, dia yakin armadanya bisa mewujudkan misi untuk menjadi juara tersebut.

"Jika kalian gagal, saya gagal. Kalau kalian berhasil, itu adalah keberhasilan kalian. Bukan keberhasilan saya," tambahnya. Indonesia baru saja berhasil mengobati kekecewaan ketika pasangan Tantowi Ahmad/ Lilyana Natsir sukses merengkuh gelar juara All England 2012 di nomor ganda campuran. Itu merupakan pelipur lara bagi Indonesia setelah puasa gelar selama lebih dari 30 tahun.

Namun, Gita tak mau pasangan tersebut kembali menjadi aktor utama. Menurutnya, semua pebulutangkis harus bisa mengikuti jejak Tantowi/ Lilyana sebagai seorang juara All England. "Ketika para pemain memiliki keyakinan untuk menang, mereka sudah punya modal untuk mewujudkannya," tegas pria lulusan Amerika Serikat (AS) tersebut.
Pramudya Ksatria Budiman national , news

Pelatih: Ahsan-Hendra harus kerja keras

Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan
Jakarta (ANTARA News) - Pelatih pelatnas ganda putra, Heri Iman Pierngadi mengatakan Muhammad Ahsan-Hendra Setiawan harus kerja keras mengerahkan kemampuan mereka berdasarkan hasil drawing turnamen bulu tangkis All England 2013 yang kurang menguntungkan bagi pasangan tersebut.

"Drawing kurang bagus, pemain top berkumpul di atas semua. Tetapi harus ditembus, mereka harus kerja keras," kata Heri disela-sela pelepasan atlet bulu tangkis ke turnamen Eropa di Senayan National Golf Club, Jakarta, Jumat (22/2) malam.

Pada babak pertama yang akan berlangsung 5 Maret mendatang, lanjut Heri, Ahsan-Hendra sudah harus mewaspadai pasangan asal China, Biao Chai-Nan Zhang apalagi kedua pasangan belum pernah saling bertemu.

"Dari putaran pertama mereka harus hati-hati karena ketemu pasangan China," ujar Heri yang menargetkan Ahsan-Hendra bisa menembus semifinal.

"Jika mereka sudah bisa lewati semifinal, feeling saya mereka bahkan bisa masuk final," tambahnya.

Menurut Heri, Ahsan-Hendra sudah melakukan persiapan yang baik menjelang laga pertama pasangan itu di All England.

"Persiapan mereka bagus, sekarang mereka sudah kompak dan seirama," kata Heri.

Ganda Ahsan-Hendra menjadi tumpuan baru pada perhelatan turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu. Pasangan yang baru mengikuti lima turnamen itu melesat setelah merebut gelar perdana mereka di Malaysia Terbuka pada 20 Januari lalu. Pasangan yang baru terbentuk setelah Olimpiade 2012 itu kini duduk di peringkat 37 dunia.

Sebelumnya Ahsan yang berpasangan dengan Bona Septano gagal mempersembahkan medali di Olimipiade London itu. Mereka pun memilih berpisah dan melanjutkan karier bulutangkis mereka masing-masing dengan pasangan baru.

Sedangkan Hendra tadinya berpasangan dengan Markis Kido yang juga memilih bercerai dengan rekannya. Pasangan juara Olimpiade Beijing 2008 itu sempat menjadi ganda yang cukup ditakuti.


Sebanyak 35 atlet dilepas untuk tiga turnamen Eropa --Jerman Terbuka, All England, dan Swiss Terbuka-- oleh Gita Wirjawan, beserta jajaran pengurus yang dihadiri pula Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Rita Subowo.

Rombongan pertama terdapat 17 atlet yang akan bertolak lebih dulu ke Mulheim an der Ruhr pada 24 Februari untuk mengikuti Jerman Terbuka 2013. Ahsan-Hendra sendiri akan menyusul bersama 15 atlet lainnya untuk berangkat ke Birmingham, Inggris pada 3 Maret mendatang.


Sumber: Antara News
Pramudya Ksatria Budiman national , news , players , tournaments

Review Skuad Sudirman Cup Indonesia 2013

Di tahun 2013, ada satu turnamen besar yang tidak kalah dengan Thomas Cup-Uber Cup, yaitu Piala Sudirman yang akan diselenggarakan tanggal 19-26 Mei di Malaysia. Sebagai warga Indonesia, kita semua tentu berharap tahun 2013 kita bisa merebut Piala Sudirman, yang selama ini didominasi oleh Cina dan Malaysia. Apalagi Sudirman Cup ini adalah salah satu fokus Rexy Mainaky selaku Kabid Binpres PBSI selain All England dan kejuaraan dunia BWF (BWF World Championship) . Indonesia tercatat baru sekali memenangkan Piala Sudirman ketika diadakan untuk pertama kalinya di Jakarta. Sesudah itu trofi kompetisi yang namanya diambil dari nama Dick Sudirman ini belum “mudik” lagi ke Jakarta.
Kali ini, saya hendak membuat usulan pemain yang menurut saya cocok untuk dikirim ke Piala Sudirman tahun depan. Beberapa fan page badminton dan BL di facebook juga sudah membuat versi mereka sendiri. Yang saya tulis kali ini adalah versi saya sendiri, yang saya susun berdasarkan permainan masing-masing.
Versi saya ini mungkin berbeda dari pendapat yang lain

MS : Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro.
Dimana Simon dan Hayom ?
Hmmm, Simon dan Hayom mungkin adalah dua MS Indonesia yang rankingnya teratas, namun melihat performa dua pemain ini akhir-akhir ini, rasanya mereka tidak cukup bagus untuk ikut Sudirman Cup. Namun kalau mereka nantinya bermain cukup bagus di turnamen awal tahun seperti Korea Open SSP 2013, Malaysia Open SS 2013 dll. mereka bisa dipertimbangkan
Dipertimbangkan : Wisnu Yuli Prasetyo, Riyanto Subagja, Dionysius Hayom Rumbaka

WS : Lindaweni Fanetri dan Firdasari
Semua pasti tahu, dua wanita ini adalah srikandi terbaik bulu tangkis Indonesia di 2012. Di saat April, Bella dan Febe menurun, mereka masih mampu menyelamatkan wajah Indonesia. Lindaweni kerap merepotkan pemain-pemain yang kemampuannya diatas dia dengan mental yang tangguh dan stamina yang tahan lama, walau kadang mentok di angka 20 saat rubber game. Apalagi Lindaweni baru saja menjuarai India Open GPG 2012 dengan mengalahkan Sindhu P.V di final, membuat saya semakin yakin dia adalah calon yang pas untuk dikirim ke Kuala Lumpur tahun depan
Perlu dipertimbangkan : Hana Ramadhini

MD : Angga Pratama/Ryan Agung Saputro dan Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan
Walau Angga/Ryan sering main tidak konsisten, mereka punya potensi yang bagus. Apalagi Yoke/Hendra yang permainannya tereus menanjak tahun ini, membuat saya berpikir bahwa mereka pantas diberi kesempatan. Hendra/Ahsan juga cocok. Namun mereka perlu jam terbang lagi.
Perlu dipertimbangkan: Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan, Gideon Markus Fernaldi/Agrippina Prima , Ricky Karanda/Muhammad Ulinnuha

WD : Pia Zebadiah/Rizki Amelia dan Anneke Feinya/Nitya Maheswari
Perlu dipertimbangkan : Komala Dewi/Jenna Gozali (performa bagus di Macau dan India Open GPG), Suci Rizky Andini/Della Destiara, Anggia Shitta Awanda/Shela Devi

XD : Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Muhammad Rijal/Debby Susanto
Pasangan ini juga bagus: Riky Widianto/Puspita Richi Dili, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Lukhi Apri Nugroho/Annisa Saufika (masih muda)

Sumber: Blog Mas Indra | heyindranota.wordpress.com

Sejarah Pemenang Kuis Twitter dari Masa ke Masa

Inilah pemenang Kuis Twitter @bulutangkisRI dari masa ke masa (berlebihan dikit boleh ah.. biar cetar!) dan yang lebih seru pemenang di Kuis Edisi Pertama adalah seorang wanita.

EDISI I (21 Febuari 2012)
EMAS: 210p
PERAK: 185p
PERUNGGU: 80p

EDISI II (25 Febuari 2012)
EMAS: 120p
PERAK: @bernardabdillah 90p
PERUNGGU: 80p

EDISI III (25 Febuari 2012)
EMAS: 250p
PERAK: 230p 
PERUNGGU: @alvin_SEV 200p

EDISI IV (10 Maret 2012)
EMAS: 290p 
PERAK: 180p
PERUNGGU: 100p

EDISI V (23 Maret 2012)
EMAS: 210p 
PERAK: 180p 
PERUNGGU: @DeanLiemz 130p

EDISI VI (25 Maret 2012)
EMAS: 360p
PERAK: @BobByOoby 250p
PERUNGGU: 150p

EDISI VII (7 April 2012)
EMAS: 350p
PERAK: 180p
PERUNGGU: @BobByOoby 110p

EDISI VII (15 April 2012)
EMAS: 220p
PERAK: 200p
PERUNGGU: 130p

EDISI IX (22 April 2012)
  EMAS: 410p
PERAK: 250p
PERUNGGU: 120p

MEDAL TALLY OF THE GAME

RANK Akun Twitter EMAS PERAK PERUNGGU RANKING POIN
1 @suciharwina 2 - 1 430 poin 3
2 @aulia_agus07 1 2 - 720 poin 1
3 @riankaoeybayu 1 1 - 460 poin 2
4 @fauzhanazhima 1 - 1 340 poin 9
5 @Iqbalyogas 1 - - 350 poin 8
5 @Best_Minton 1 - - 410 poin 4
5 @Franz_elc 1 - - 250 poin 11
5 @gungpratama 1 - - 290 poin 10
6 @KiFikri - 2 - 380 poin 6
7 @BobByOoby - 1 1 360 poin 7
7 @aandi_ihram - 1 1 380 poin 5
8 @bernardabdillah - 1 - 90 poin 16
8 @john_elfs - 1 - 185 poin 13
9 @habibjauhar - - 1 80 poin 17
9 @ilramdhan - - 1 80 poin 18
9 @irfano008 - - 1 130 poin 15
9 @alvin_SEV - - 1 200 poin 12
9 @DeanLiemz - - 1 130 poin 14
Pramudya Ksatria Budiman artikel , national , news

Barry Davies, Susi Susanti dan Barcelona 1992

Susi Susanti
Barry Davies - Komentator olahraga BBC

Komentator BBC Barry Davies yang meliput Olimpiade sejak Olimpiade Meksiko 1968 menceritakan salah satu peristiwa paling berkesan selama 44 tahun meliput Olimpiade adalah Olimpiade Barcelona 1992 ketika Indonesia mendapat emas pertama dalam sejarah lewat Susi Susanti.

Saya baru saja selesai menjadi komentator cabang gimnastik ketika harus segera mengomentari final tunggal putri bulutangkis. Saya tak cukup punya waktu untuk pemanasan untuk menyerap semua informasi yang saya perlukan.

Craig Reddie, salah seorang yang memainkan peran penting agar bulutangkis masuk menjadi olahraga Olimpiade, menjadi rekan komentator saya.

Saya tak mempunyai kualifikasi apapun terkait bulutangkis. Namun bulutangkis bukan hal yang asing. Seperti orang lain saya juga pernah bermain, walau tidak untuk klub maupun tingkat kompetisi.

Bulutangkis menjadi bagian hidup kewartawanan saya tahun 1978. Sebuah wawancara dengan Gillian Gilks, peringkat satu putri dunia saat itu, membawa saya meliput bulutangkis di olahraga persemakmuran di Edmonton, Kanada. Sejak itu bulutangkis menjadi salah satu cabang yang rutin saya komentari.

Untuk Barcelona saya beruntung ditemani oleh Craig, seorang pakar bulutangkis, mantan presiden asosiasi bulutangkis dunia dan anggota Komite Olimpiade Internasional dari Inggris.

Ia sangat ingin badminton yang baru untuk pertama kalinya dipertandingkan di Olimpiade ini menuai sukses. Sebelum pertandingan dimulai dan kami baru saja duduk di kursi komentator, ia dalam penilaian saya sudah 30% tidak bisa menguasai diri. Terlalu campur aduk perasaannya.

Dan dihadapan kami tampil bintang putri Indonesia setinggi 165 cm, Susi Susanti. Ia sepertinya tak terbendung untuk meraih kemenangan gemilang.

Semakin lama pertandingan berlangsung, Craig semakin tak bisa menguasai diri. Dalam beberapa hal saya mencoba untuk menarik dirinya agar lebih berjarak dalam melihat pertandingan. Saya ingin ia menjelaskan kepada kami dan pemirsa mengapa Susi Susanti unggul dari pemain Korea yang menjadi lawannya.

Kalau mengingat saat itu, Craig selalu mengatakan bahwa saya memberinya catatan kecil bertuliskan ''taktik'' dan kata makian, untuk mengingatkan bahwa kita berdua menjadi komentator. Saya tidak ingat menulis kata makian itu, tetapi saya memang mengingatkannya untuk tidak menjadi terlibat secara emosional.

Namun pada akhirnya saya sama terlibatnya seperti dia. Semua orang, bukan saya saja. Susi memenangkan emas Olimpiade pertama dalam sejarah untuk Indonesia. Reaksi di dalam gedung susah digambarkan (dan begitupun di Indonesia).

Atmosfir di dalam gedung itu yang melekat dalam benak saya. Sebelum pertandingan selesai, penonton bisa mengikuti bahwa Susi unggul dan akan menang. Bendungan seperti jebol sebelum air bah benar-benar melanda.

Reaksinya ketika kemenangan teraih..........susah sekali dijelaskan. Olahraga ini dipertandingkan secara kompetitif di Inggris, tetapi Anda tak akan pernah melihat kegegapgempitaan seperti itu.

Itulah yang harus diingat orang tentang Olimpiade: setiap negara mempunyai olahraga kegemaran. Dan bagi Indonesia, olahraga itu jelas bulutangkis.

Sumber: BBC Indonesia
 
Pramudya Ksatria Budiman artikel , national

Gita Tak Butuh Dana Pemerintah dan BUMN

JAKARTA (Suara Karya): Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Gita Wirjawan mengatakan, pihaknya tidak akan merengek meminta dana dari pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN). Semua dana untuk organisasi yang dipimpinnya akan dicarikan secara swadaya atau lewat sponsor.
"Dana operasional PB PBSI yang semula Rp 35 miliar per tahun kini ditingkatkan menjadi Rp 90 miliar per tahun. Seluruh dana tersebut tidak berasal dari APBN maupun BUMN, tetapi kita carikan dari sumber lain," ujar Gita Wirjawan dalam acara pertemuan Predisen Club KOI (Komisi Olimpiade Indonesia) di Golf Club Senayan, Jakarta, Jumat (15/2).
Gita, yang juga Menteri Perdagangan itu, menambahkan, kepengurusan PBSI sekarang sangat berbeda dari sebelumnya, termasuk sponsor yang selama ini dilakukan secara kolektif, sekarang sponsor dilakukan dalam bentuk kontrak individu. Dengan begitu, dana sponsor masuk ke rekening pribadi pemain tanpa ada pemotongan sama sekali.

"Pelatih yang dulu tidak mendapat sponsor, kini juga mendapat sponsor. Kontrak tertinggi saat ini diterima oleh pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dengan masing-masing menerima Rp 1,2 miliar untuk masa kontrak dua tahun," tutur Gita.
Dikatakan, comeback-nya Rexy Mainaky ke PB PBSI untuk menangani bidang pembinaan prestasi dibantu Susi Susanti sebagai staf ahli membawa angin perubahan di Pelatnas Cipayung. Pemain kini sudah bangun lebih pagi, sementara latihan yang selama ini berakhir pukul 17.00 sore, sekarang hingga pukul 21.00 masih ada yang di lapangan.
"Dengan semangat baru ini tidak ada lagi alasan untuk tidak berprestasi bagi dunia bulutangkis Indonesia. Apalagi selama 2013 ini akan ada All England, Piala Sudirman, World Champions, dan SEA Games. Saya berharap suasana kondusif di Pelatnas dapat menciptakan prestasi," ucap Gita menambahkan.
Gita juga menyebutkan bahwa Ketua Bidang Dana PB PBSI Anton Subowo sudah berhasil menjaring dana dari pihak sponsor sebesar Rp 33 miliar dalam waktu tiga bulan terakhir ini. Menurut dia, dengan sistem kontrak individu yang digulirkan itu, banyak perusahaan yang ingin berpartisipasi mengontrak atlet. Tetapi, sampai saat ini baru tujuh perusahaan yang direkomendasikan dengan jumlah atlet dan pelatih sebanyak 90 orang.
"Termasuk juga Tommy Sugiarto yang sudah mendapatkan kontrak dengan Yonex lebih dulu sebelum masuk Pelatnas. Saya berterima kasih juga kepada Icuk Sugiarto yang telah mengizinkan anaknya masuk Pelatnas, semoga Icuk juga memberikan apresiasi terhadap PB PBSI," kata Gita.
Pramudya Ksatria Budiman national , news

BWF Tingkatkan Kualitas Turnamen Superseries 2014-2017

JAKARTA, Kompas.com - Gelaran Superseries yang diselenggarakan oleh BWF (Badminton World Federation) telah mendulang sukses. Siklus ketiga mendatang diperkirakan akan melampaui keberhasilan gelaran sebelumnya.

BWF telah mengadakan diskusi dengan penyelenggara turnamen level superseries untuk periode 2014-2017 pada hari Senin (21/1/2013) lalu di Kuala Lumpur, Malaysia. Deputi Presiden BWF, Paisan Rangsikitpho mencatat kemajuan yang signifikan dan konsisten di sejumlah area seperti media dan pendapatan sponsorship serta penyiaran – baik dalam hal distribusi televisi maupun jumlah penonton pada saluran online BWF (http://badmintonworld.tv).

Dia sangat optimistis dengan 12 gelaran superseries selanjutnya yang akan dimulai tahun depan. BWF juga mengucapkan selamat kepada Australia serta Konfederasi Bulu Tangkis Oseania yang akan menjadi tuan rumah baru bagi turnamen superseries, yang mana ini merupakan event superseries pertama yang akan dilangsungkan di luar Asia dan Eropa.

"Kami terus berkembang. Semakin banyak yang tertarik dengan bulu tangkis sebagai tontonan olahraga dan kami telah melihat nilai komersil yang sejalan dengan hal ini. Ketatnya bidding untuk penyelenggaraan empat tahun siklus superseries menunjukkan betapa tingginya nilai kejuaraan ini. Australia sangat berkeinginan untuk menjadi bagian dari gelaran ini dan kami menyambutnya dengan baik. Selain itu, Malaysia juga telah naik kelas ke level Superseries Premier. Semua ini membuktikan betapa besarnya ambisi untuk menjadi bagian dari turnamen terbaik di sirkuit ini," jelas Paisan.

"Bulu tangkis kini telah disiarkan di televisi lebih di 160 negara dengan penayangan lebih dari 5.000 jam. Ini juga termasuk siaran langsung gelaran superseries selama lebih dari 2.000 jam di tahun 2011 dan 2012," tambahnya.

Selain itu, saluran online BWF yang dimulai pada Agustus 2011, telah menarik 22 juta penonton yang tercatat telah menonton hampir 70 juta menit siaran bulu tangkis.

"Siaran langsung dari saluran di Youtube ini telah mengangkat bulu tangkis ke mata dunia dan membuat bulu tangkis semakin mudah diakses oleh penggemar," ungkapnya.

Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund, mengonfirmasi bahwa BWF telah mendapat financial rewards dari penyelenggaraan superseries (yang disponsori oleh OSIM) sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007. Dia juga menggarisbawahi soal peningkatan konsisten pada prize money yang menjadi indikator positif bahwa gelaran bergengsi ini akan berkembang dan terus berlanjut pada siklus selanjutnya.

Lima kejuaraan Superseries Premier di China, Denmark, Inggris, Malaysia dan Indonesia menjanjikan turnamen yang lebih menguntungkan, masing-masing dengan minimum prize money senilai 500.000 dollar AS (2014-2015); 550.000 dollar AS (2016) dan 600.000 dollar AS (2017). Ini merupakan peningkatan signifkan dari nilai 350.000 dollar AS untuk 2011 dan 2012 serta 400.000 dollar AS untuk tahun ini.

Sementara itu kejuaraan level Superseries yang akan berlangsung di Australia, Perancis, Hongkong, India, Jepang, Korea dan Singapura, prize money akan dimulai dari 250.000 dollar AS di tahun 2014 dan akan meningkat sebagai berikut: 275.000 dollar AS (2015); 300.000 dolar AS (2016), 325.000 dollar AS (2017).

"Tahun depan, total prize money di Superseries akan mencapai nilai tertingi dibanding sebelumnya. Termasuk final Superseries yang akan menawarkan hadiah sedikitnya 6,3 juta dollar AS," ungkap Lund.

Sementara itu, Indonesia sebagai salah satu penyelenggara turnamen Superseries Premier sejak tahun 2011, kembali dipercaya untuk menjadi tuan rumah di gelaran siklus selanjutnya tahun 2014 – 2017.

"Turnamen Indonesia Superseries Premier dianggap sebagai salah satu turnamen dengan penyelenggaraan terbaik. Kami diminta untuk mempresentasikan kepada negara-negara peserta lainnya soal bagaimana menyelenggarakan turnamen yang berkualitas. Ini adalah sebuah kehormatan untuk Indonesia," ujar Bambang Roedyanto, Kasubid Hubungan Internasional PB PBSI.

Tahun lalu, BWF menyatakan bahwa penyelenggaraan Djarum Indonesia Open Superseries Premier 2012 menjadi salah satu turnamen terbaik di dunia. Hal ini dinilai dari kualitas penyelenggaraan, jumlah penonton, penayangan televisi, total prize money, dan hal lainnya. Pada penyelenggaraan turnamen Superseries selanjutnya, BWF akan menetapkan standar tertentu untuk meningkatkan kualitas turnamen ini.
Pramudya Ksatria Budiman national , news , tournaments

Dari Gita Wirjawan untuk Kejayaan Bulutangkis Indonesia

JAKARTA, Jaringnews.com - Perlahan namun pasti, janji Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan untuk membuat kehidupan atlet bulutangkis profesional menjadi sejahtera segera terwujud. Ke depan, Gita berharap atlet berprestasi Indonesia hanya fokus pada peningkatan prestasi tanpa harus memikirkan kehidupan ekonominya, seperti yang terjadi di masa lalu.

"Pemain perlu lebih diperhatikan dari sisi kesejahteraannya, juga para pelatihnya. Untuk pelatih akan diberlakukan sistem sponsor. Selain itu, kita juga perlu melihat sistem untuk me-manage seluruh kepengurusan," kata Gita kepada Jaringnews.com via telepon, Minggu (10/2).

Sederet sponsor dipastikan Gita sudah berkomitmen untuk mendukung seluruh atlet yang saat ini sedang mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas) di Kompleks Bulutangkis Cipayung, dan para pelatih tentunya.

"80 atlit dan 10 pelatih dengan sponsorship sebesar Rp 33 miliar untuk 2013 dan 2014. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Setelah ini akan dilelang untuk sponsorship kolektif (untuk penempatan logo-logo sponsor yang lebih besar di pakaian dan tempat lain) yang diharapkan akan mendapatkan dukungan lebih besar," ujarnya.

Dengan sistem sponsorship ini, Gita menyakini atlet maupun pelatih akan lebih semangat untuk meningkatkan kualitas permainan sehingga bisa mengharumkan nama bangsa di kancah bulutangkis dunia. Dengan begitu, kejayaan bulutangkis Indonesia diharap kembali segera terwujud.

"Pemain dan pelatih sudah lebih semangat berlatih. Bahkan Tommy Sugiarto, anaknya Icuk Sugiarto sudah masuk Pelatnas dan mendapatkan sponsor. Jadinya pebulutangkis profesional sudah bisa memberikan jaminan kesejahteraan untuk rakyat yang mau dan mampu berprestasi," tandas Gita yang juga merupakan Menteri Perdagangan ini.

Gita mengangkat tiga poin utama yang menjadi program kerjanya sebagai Ketua Umum PBSI. Pertama, meningkatkan profesional bulutangkis tanpa mengurangi patriotisme dengan cara mengisi orang-orang yang kapabel dan punya kepekaan terhadap kesejahteraan pemain, pelatih, pengurus dan pemangku bulutangkis. Kedua, konsekuen beraspirasi menciptakan atlet-atlet nasional berskala internasional sehingga menjadi Duta Bulutangkis Tanah Air. Terakhir, membentuk tim bulutangkis yang membanggakan.
Pramudya Ksatria Budiman national , news

Penonton Antusias, Superliga Akan Digelar Setahun Sekali

Surabaya, DETIK.com - Antusiasme penonton di setiap gelaran membuat pihak penyelenggara berencana menjadikan Djarum Superliga Badminton Indonesia dihelat setiap tahun.
Kejuaraan beregu antarklub dengan format Piala Thomasdan Uber tersebut sudah diadakan tiga kali, namun tidak konsisten. Setelah dimulai di tahun 2007, Superliga baru diadakan lagi di tahun 2011, dan kemudian tahun ini (2013).
Rencana menjadikan Superliga menjadi ajang tahunan mendapat restu dari Ketua Umum PB PBSI Gita Wirjawan.
"Sponsor sudah menyetujui superliga setahun sekali, format dan penjadwalan akan dibicarakan lagi," kata Gita kepada wartawan di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/2/2013).
"Ini akan memicu semangat pemain (lokal), tapi sayang kekuatan kita belum merata. Saya sangat antusias dengan turnamen ini," sambungnya.
Sementara itu Direktur Badan Liga, Yoppy Rosimin, mengatakan bahwa alasan utama ditambahnya frekuensi Superliga adalah antusiasme penonton di tiga edisi yang sudah tergelar. Pada Superliga 2007 di Kelapa Gading, Jakarta, tiket selalu terjual habis, Sportmall Britama Arena pun selalu penuh penonton.
Demikian pula di edisi kedua di Surabaya, sampai-sampai DBL Arena tak bisa menampung penonton yang membludak di semifinal dan final.
"Selain itu Federasi Bulu Tangksi Dunia (BWF) menghapus kualifikasi PialaThomas Uber yang biasanya bergulir pada Februari di tahun genap. Maka sangat memungkinkan untuk mengisinya dengan Superliga," ujar Yoppy.
Mengenai mutasi pemain dan regulasi lain, seperti ditambahan Yoppy, akan dimatangkan lagi. Di tahun 2007 Superliga diikuti klub-klub lokal dengan status klub unggulan dan kualifikasi, dan boleh memakai pemain asing. Di edisi kedua klub tak perlu melewati fase kualifikasi. Tahun ini badan liga memberikan slot kosong kepada klub asing.
Untuk rencana edisi berikutnya, Yogyakarta menjadi kandidat kuat calon kota penyelenggara Superliga 2014.
Pramudya Ksatria Budiman national , news

Trans 7 Siap Menayangkan Djarum Superliga 2013

pic source: seputar indonesia

bulutangkis-RI.blogspot.com — Lagi-lagi selalu di PHP-in TV, hahaha… itulah ungkapan kebanyakan pecinta bulutangkis ketika dapet kabar buruk bahwa jadwal pertandingan LIVE bulutangkis selalu ada perubahan jam tayang, entah di cancel atau siaran tunda. Tapi Trans 7 kembali mendapatkan kesempatan untuk menyiarkan siaran langsung bulutangkis, Trans 7 akan menyiarkan pertandingan partai Final Superliga Badminton 2013 langsung dari DBL Arena Surabaya.
Berikut Jawdal Pertandingan Partai Final Superliga di TRANS 7:
1. Final Putri: Jumat, 8 Febuari 2013 pukul 12.45WIB (LIVE)
2. Final Putra: Sabtu, 9 Febuari 2013 pukul 14.00WIB (LIVE)
Berikut Jadwal Pertandingan Partai Semifinal Streaming:
1. SF Putri: Kamis, 7 Febuari 2013 pukul 18.00WIB
- SF2: PB Djarum vs Jaya Raya Jakarta (Lap. 2)
- SF1: Renesas Badminton Club [Jepang]  vs Unisys Badminton Club [Jepang] (Lap. 1)
2. Penempatan Juara 3 dan 4 Beregu Putri, 8 Febuari 2013 pukul 09.00WIB
- Yang kalah di Semifinal Beregu Putri 1 vs yang kalah di SF Veregu Putri 2
3. SF Putra: Jumat, 8 Febuari 2013 sekitar pukul 16.00WIB
4. Penempatan Juara 3 dan 4 Beregu Putra, 9 Febuari 2013 pukul 09.00WIB
Sumber: Web Djarum dan LIVE Streaming disini: goo.gl/CiR2i
Pramudya Ksatria Budiman national , news , television , tournaments